FPMI Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie Jaya
Sosial

FPMI Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Ringkasan Berita:

FPMI Aceh menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Pidie Jaya.

Bantuan diserahkan langsung ke dua lokasi terdampak, yakni Gampong Meunasah Lhok Pante Geulima (Meureudu) dan Gampong Meunasah Mancang (Meurah Dua).

Bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar, dengan penekanan perhatian bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan penyandang disabilitas, serta diharapkan memperkuat solidaritas dan gotong royong masyarakat.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Forum Pendidik Madrasah Inklusi atau FPMI Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di kabupaten Pidie Jaya, baru-baru ini.

Kegiatan sosial ini dipimpin Ketua FPMI Aceh, Dr H Ummiyani, SAg, MPd, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial para pendidik madrasah inklusi terhadap kondisi darurat yang dialami warga.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke dua titik lokasi terdampak banjir di Gampong Meunasah Lhok Pante Geulima, Kecamatan Meuredu dan Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya.

Penyaluran bantuan dengan melibatkan pengurus FPMI Aceh dan guru MTsN 1 Model Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan gerakan solidaristas dari FPMI Aceh sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, telor, pakaian, bahan makanan, air mineral, pakaian dan lain-lain yang dibutuhkan para korban banjir.

Ketua FPMI Aceh Dr H Ummiyani, SAg, MPd menyampaikan kehadiran FPMI Aceh di tengah masyarakat terdampak banjir merupakan bentuk empati dan tanggung jawab sosial para pendidik madrasah inklusi.

“Pendidik tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga harus hadir saat masyarakat membutuhkan. Kepedulian dan kemanusiaan adalah nilai utama yang kami tanamkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan penyandang disabilitas yang terdampak bencana.

Menurutnya, pendekatan inklusif harus tetap menjadi perhatian utama dalam setiap aksi kemanusiaan.

Masyarakat penerima bantuan menyambut dengan antusias dan mengapresiasi langkah FPMI Aceh.

Aksi sosial ini diharapkan dapat meringankan beban korban banjir sekaligus menguatkan semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat Aceh.

FPMI Aceh berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, sejalan dengan nilai-nilai pendidikan inklusi yang menjunjung tinggi kepedulian, keadilan, dan kemanusiaan.

Turut hadir dalam penyaluran bantuan pengurus FPMI Aceh Fikriah Amin, SAg, MPd, Tarmizi, SPd, Dr Dahrina, MA, Mardani, MPd, Erianti SAg, MPd, Nurasiah,SAg dan guru MTsN 1 Model Banda Aceh. (*)

You can share this post!