Suara News - - Publisher
- 05:13 WIB
Mahdi Zare/Fars News Agency
A A A
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Amerika-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Kematian pemimpin tertinggi yang berkuasa hampir 40 tahun tidak hanya memicu perang di Timur Tengah, tetapi juga menguburkan mimpi Iran di Piala Dunia.
Serangan itu telah menewaskan ribuan warga Iran dan merusak beberapa kota besar, termasuk Teheran. Iran merespon serangan tersebut dengan serangan rudal dan drone ke Israel serta basis militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, memutuskan Iran memboikot Piala Dunia melalui siaran televisi negara—bukan melalui FIFA atau badan sepak bola internasional manapun. “Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kita, dalam keadaan apa pun kita tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujarnya.
BACA JUGA : Kemacetan Parah Akibat Pekerjaan Reservasi Jalan Paket 1 di Poros Hertasning Makassar, Pengendara Keluhkan Antrean Panjang
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Donyamali menambahkan bahwa perang tersebut telah memicu dua perang dalam delapan atau sembilan bulan terakhir dan membunuh ribuan warga Iran. “Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memicu dua perang terhadap kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran seperti itu,” ujarnya dikutip Reuters.
BACA JUGA : GARDA 08 Sulsel Siap Awasi Program Strategis Pemerintah Secara Profesional
Dia juga mempertanyakan kelayakan Amerika Serikat menyelenggarakan Piala Dunia. “Jika negara tuan rumah adalah negara lain, tentu komunitas internasional akan bereaksi dan akan menarik tempat penyelenggaraan tersebut,” tegasnya dikutip Marca.
Pemain Senior Timnas Iran yang pernah membela Inter Milan dan Porto, Mehdi Taremi, dikabarkan siap meninggalkan dunia sepak bola dan bergabung dengan tentara Iran. “Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,” ujarnya dikutip Haberler.
BACA JUGA : pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!
Sebelum pernyataan resmi Donyamali, Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengumumkan Instagram sudah berdiskusi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, perihal kehadiran Iran di Amerika “Presiden Trump menegaskan Tim Nasional Iran diperbolehkan berkompetisi di Piala Dunia,” tulisnya.
Sehari kemudian Trump membuat pernyataan resmi di TruthSocial. “Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk mengikuti Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka pantas, demi keselamatan dan keamanan hidup mereka sendiri,” ungkapnya.
Penulis : Keitaro Alfarizi
Sumber Berita: Reuters dan Truth Social
Berita Terkait
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berita ini 66 kali dibaca
Tag : Amerika Serikat iran piala dunia Sepak Bola
Berita Terbaru
Hukum
Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru
Berita Utama
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Nasional
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Berita Utama
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Nasional
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Nasional
Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan