Teheran (ANTARA) - Iran dan Uni Emirat Arab (UEA) pada Minggu (13/7) menyoroti perlunya memastikan keamanan di Asia Barat melalui partisipasi semua negara di kawasan tersebut, lapor kantor berita semiresmi Iran, Tasnim.
Dalam pembicaraan melalui telepon, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Akbar Ahmadian dan Penasihat Keamanan Nasional UEA Sheikh Tahnoun bin Zayed Al Nahyan mendiskusikan isu-isu regional, hubungan bilateral, dan "agresi" Israel-Amerika Serikat terhadap Iran, demikian menurut laporan tersebut.
Ahmadian memuji kecaman UEA atas "agresi" militer Israel terhadap Iran, sembari menekankan bahwa keamanan negara-negara kawasan "saling terkait" dan membutuhkan partisipasi semua negara kawasan.
"Jika keamanan suatu negara di kawasan ini terancam oleh risiko dari pihak asing, maka seluruh kawasan akan terdampak," tambahnya.
Ahmadian juga menggarisbawahi kebijakan berprinsip dari Iran untuk memperluas hubungan dengan negara-negara tetangganya.
Penasihat keamanan nasional UEA itu juga menyampaikan bahwa semua negara di kawasan ini harus menjaga keamanan kawasan tersebut.
"Jika keamanan suatu negara regional terganggu, itu akan berdampak negatif pada semua negara lain di kawasan ini," katanya.
Pada 13 Juni, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke beberapa wilayah di Iran, termasuk fasilitas nuklir dan militer, hingga menewaskan para komandan senior, ilmuwan nuklir, dan warga sipil. Iran kemudian membalas dengan beberapa gelombang serangan rudal dan drone ke Israel, yang menyebabkan jatuhnya korban dan kerusakan.
Setelah 12 hari pertempuran, gencatan senjata antara Iran dan Israel akhirnya tercapai pada 24 Juni.
Pewarta: Xinhua
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.