Latihan Penembakan Rudal Patriot Perkuat Keamanan Indo-Pasifik di Palau
Internasional

Latihan Penembakan Rudal Patriot Perkuat Keamanan Indo-Pasifik di Palau

Angkatan Darat Amerika Serikat menunjukkan komitmennya terhadap stabilitas Indo-Pasifik melalui pelaksanaan latihan Tenacious Archer edisi tahun 2025. Latihan yang dilaksanakan pada tanggal 14-22 Agustus itu difokuskan pada pertahanan udara dan rudal terpadu serta meliputi penembakan rudal pertahanan udara Patriot A.S. berhulu ledak aktif di Palau.

Berdasarkan Perjanjian Asosiasi Bebas (Compact of Free Association) Palau-A.S., Washington memberikan bantuan pertahanan dan ekonomi kepada Negara Kepulauan Pasifik itu.

Latihan ini “bukan hanya tentang mengasah keterampilan kita; ini tentang memperkuat kemitraan kita dan memastikan kita siap untuk menangkal agresi serta menanggapi tantangan bersama dengan Sekutu dan Mitra kita,” demikian pernyataan Angkatan Darat A.S. di Pasifik.

Prajurit A.S. menembakkan rudal pencegat Patriot Advanced Capability 2 dari Bandara Internasional Palau di Koror, demikian menurut Brigade Artileri Pertahanan Udara ke-38, yang memimpin pasukan pertahanan udara dan rudal A.S. di wilayah A.S. di Guam dan Jepang.

Sistem permukaan-ke-udara Patriot itu dapat mencegat rudal balistik dan jelajah, pesawat terbang, dan ancaman lainnya. Kapabilitas yang digunakan di Palau memiliki jangkauan 160 kilometer dan merupakan salah satu dari sedikit sistem di dunia yang dapat mempertahankan diri dalam melawan rudal balistik berkecepatan tinggi. Kendaraan udara nirawak menyimulasikan serangan senjata yang mendekat di atas kawasan Pasifik, di sebelah timur Palau, dan rudal Patriot diluncurkan untuk menembak jatuh drone itu.

Mendemonstrasikan kapabilitas semacam itu untuk mempertahankan diri dari rudal balistik merupakan prioritas, demikian ungkap Letkol Angkatan Darat A.S. Tarik Jones. “Inilah kesempatan kita untuk membuktikan bahwa kita siap bertempur,” ungkapnya. “Inilah kesempatan yang sangat baik untuk menunjukkan kekuatan kemitraan kita, baik bilateral maupun gabungan.”

Tenacious Archer juga memungkinkan prajurit untuk melatih pengerahan cepat sistem persenjataan canggih, demikian ungkap Tarik Jones.

Angkatan Darat A.S. pertama kalinya menembakkan rudal Patriot di Palau pada tahun 2022. Latihan itu juga menandai pertama kalinya sistem Patriot dikombinasikan dengan radar pesawat jet tempur siluman untuk menjatuhkan rudal tiruan yang digunakan dalam latihan itu. Latihan itu memvalidasi kapabilitas baru untuk memperluas jangkauan Patriot dalam mendeteksi dan menghadapi ancaman, demikian ungkap pejabat Angkatan Darat A.S. kepada surat kabar Stars and Stripes.

Kedutaan Besar A.S. di Koror menyatakan bahwa latihan penembakan rudal berhulu ledak aktif seperti yang dilakukan di Palau sangat berharga bagi pertahanan udara Sekutu dan Mitra. “Melaksanakan pelatihan di berbagai lokasi di seluruh kawasan ini memungkinkan kami untuk terus meningkatkan kemampuan kami dalam mendukung Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka.”

You can share this post!