Mercedes-Benz kerja sama dengan Geely, untuk menyiapkan platform baru untuk EV berukuran kompak yang diberi kode nama 'Phoenix'
Oleh Arief Aszhari
Diterbitkan 06 Maret 2026, 13:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Tanya apapun tentang artikel ini...
Cari
Paling sering ditanyakan
Mengapa Mercedes-Benz berkolaborasi dengan Geely?
Teknologi Geely apa yang akan digunakan Mercedes-Benz?
Model Mercedes-Benz apa yang akan menggunakan platform Phoenix?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Mercedes-Benz kerja sama dengan Geely, untuk bisa mengembangkan kendaraan listrik generasi terbaru. Jenama asal Jerman ini, dikabarkan bakal menggunakan teknologi milik pabrikan asal China, terutama untuk platform.
Disitat dari ArenaEV, dalam proyek ini Mercedes-Benz tengah menyiapkan platform baru untuk mobil listrik berukuran kompak yang diberi kode nama 'Phoenix'. Untuk mewujudkannya, perusahaan akan memanfaatkan arsitektur elektronik dan kelistrikan milik Geely, yaitu GEEA 4.0.
BACA JUGA: BMW Catat Sejarah Produksi 2 Juta Mobil Listrik, Siap Luncurkan Model Neue Klasse
BACA JUGA: Chery Tampilkan Masa Depan Mobilitas Keluarga Lewat Ecosystem Exhibition
Teknologi tersebut, berfungsi sebagai komponen utama atau otak kendaraan yang mengendalikan berbagai sistem penting mulai dari baterai hingga layar infotainment di dalam kabin.
Advertisement
Langkah menggunakan teknologi dari mitra China dilakukan bukan tanpa alasan. Pengembangan mobil listrik membutuhkan biaya yang sangat besar, sementara Geely dinilai memiliki kemampuan untuk menekan biaya produksi. Bahkan, sejumlah eksekutif Mercedes-Benz sempat mengunjungi pusat riset Geely, dan mempelajari langsung bagaimana kendaraan dirancang dan diproduksi.
Kerja sama ini juga menandai pertama kalinya Mercedes-Benz memberikan peran utama dalam proyek global kepada tim teknik di luar Jerman. Pusat penelitian dan pengembangan Mercedes-Benz di Beijing akan menjadi markas global untuk pengembangan kendaraan kompak masa depan. Fasilitas tersebut memiliki sekitar 2.000 karyawan yang akan memimpin proses desain hingga pengembangan model-model baru.
Platform Phoenix nantinya akan menjadi dasar bagi sejumlah model populer Mercedes-Benz. Beberapa di antaranya termasuk A-Class, B-Class, serta generasi terbaru dari CLA. Model-model tersebut direncanakan mulai diproduksi massal pada sekitar 2030, dan akan dipasarkan secara global, tidak hanya untuk pasar China.
Persaingan Makin Ketat
Strategi ini juga berkaitan dengan persaingan yang semakin ketat di pasar otomotif Tiongkok. Produsen lokal seperti Nio dan Aito terus menghadirkan kendaraan listrik premium, sehingga membuat persaingan semakin sengit bagi merek asing. Pada tahun lalu, penjualan Mercedes-Benz di China bahkan dilaporkan turun sekitar 19 persen menjadi 550 ribu unit.
Kolaborasi Mercedes-Benz dan Geely juga mencerminkan tren yang mulai banyak terjadi di industri otomotif global. Beberapa produsen besar kini menggandeng perusahaan teknologi otomotif dari China untuk mempercepat pengembangan mobil listrik.
Volkswagen misalnya bekerja sama dengan XPeng, sementara Stellantis berinvestasi di Leapmotor, demi mempercepat inovasi dan efisiensi biaya dalam menghadirkan kendaraan listrik baru.
Kendaraan Listrik
Mercedes Benz
Geely
Mobil listrik Mercedes-Benz pakai platform Geely
kerja sama Mercedes-Benz dan Geely
Advertisement
Arief Aszhari, Raden Trimutia HattaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan