- Writer
- 15:44 WIB
Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, pakar fiskal dan konsultan pajak, menyoroti dinamika harga Bitcoin yang mengalami tekanan dan mengingatkan investor agar tetap rasional di tengah volatilitas pasar kripto.
A A A
SUARA UTAMA – Surabaya, 5 November – Pasar mata uang kripto, khususnya Bitcoin (BTC), kembali menunjukkan gejolak dengan tekanan harga yang signifikan di awal pekan ini. Setelah sempat menembus level tertinggi intraday di sekitar USD 104.000, harga BTC kini terkoreksi ke kisaran USD 101.000, mencerminkan penurunan lebih dari 2 persen dalam 24 jam terakhir.
Meskipun tren jangka panjang masih dianggap positif oleh sebagian analis, sinyal teknikal hari ini memperlihatkan kecenderungan bearish ringan, menandakan bahwa momentum kenaikan belum sepenuhnya pulih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komentar Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP
Konsultan Pajak dan Ekonom yang juga dikenal sebagai pengamat kebijakan fiskal, Yulianto Kiswocahyono, menilai pergerakan Bitcoin kali ini sebagai momen reflektif bagi investor untuk kembali memperhatikan aspek fundamental dan manajemen risiko.
“Di tengah volatilitas kripto, investor perlu tetap rasional. Jangan hanya terpancing oleh euforia bullish atau rasa takut saat pasar turun. Breakout bisa terjadi, tetapi risiko koreksi juga nyata terutama bila support teknikal gagal dipertahankan,” ujar Yulianto dalam wawancara dengan Suara Utama.
Menurutnya, kondisi makroekonomi global dan dinamika regulasi aset digital di Indonesia masih menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan investor lokal. Ia menambahkan bahwa penguatan dolar AS, kebijakan moneter global, dan respons pasar terhadap suku bunga akan berpengaruh langsung terhadap arah Bitcoin ke depan.
Analisis Teknis dan Fundamental
Data teknikal menunjukkan bahwa level support utama Bitcoin berada di sekitar USD 111.000–112.000, sementara resistance kunci berada di kisaran USD 116.000–118.000. Jika harga BTC mampu menembus resistance dengan volume tinggi, peluang breakout ke atas USD 120.000 bisa terbuka.
Namun, apabila harga kembali jatuh di bawah area support, potensi penurunan ke USD 107.000 bahkan USD 101.000 dapat terjadi dalam jangka pendek.
BACA JUGA : AR Learning Center dan Suara Utama Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1446 Hijriah
Yulianto menilai, bagi investor di Indonesia, tekanan harga global ini seharusnya menjadi sinyal untuk memperkuat pemahaman terhadap dampak fiskal dan pajak aset digital.
“Setiap keuntungan atau kerugian dari transaksi kripto di Indonesia memiliki konsekuensi pajak. Investor harus siap, baik dari sisi pencatatan maupun kewajiban fiskal. Jangan hanya fokus pada profit, tapi juga pada kepatuhan,” jelasnya.
Pesan untuk Investor Indonesia
Yulianto menegaskan bahwa aset digital seperti Bitcoin memang menawarkan potensi besar, tetapi juga mengandung risiko tinggi. Ia mengimbau agar investor tetap rasional dan berbasis data dalam mengambil keputusan.
“Pasar kripto bukan sekadar permainan tren. Ini adalah instrumen investasi berisiko tinggi yang menuntut disiplin, pengetahuan, dan kesadaran fiskal. Investor yang bijak akan menyiapkan strategi bukan hanya untuk untung, tapi juga untuk bertahan,” tutupnya.
Kesimpulan:
Dengan harga Bitcoin yang masih berfluktuasi di atas USD 100.000, arah pasar dalam jangka pendek akan sangat ditentukan oleh kemampuan menembus level resistance kunci. Bagi investor Indonesia, kehati-hatian dan rasionalitas menjadi kunci sebagaimana diingatkan oleh Yulianto Kiswocahyono agar keputusan investasi tidak sekadar didorong oleh emosi pasar.
Penulis : Odie Priambodo
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama
Berita Terkait
Hari ke-10 Ramadhan, Komunitas Muslimah Mulia Kembali Bagikan Takjil Magnet Rezeki Box
Publik menunggu Nyali Kejari Kab. Probolinggo Usut Tuntas Kasus Dana Hibah PDAM dan PRIM
Atap Rumah Warga Matekan Ambruk, Korban Belum Tersentuh Bantuan Apapun Dari Pemerintah
Keikhlasan dan Amal Lebih Utama dari Sekadar Wadah Organisasi
BPP KOMPASS Paparkan Program Kerja, 45 Mahasiswa Papua Se-Sumatera Hadir
Proyek Pemeliharaan Saluran Sekunder Desa Randupitu, Diduga melanggar beberapa Aturan dan Undang-undang
Badan Otonom NU Tungkal Ulu Bagikan Seribu Porsi Takjil di Desa Taman Raja
Oknum Dapur MBG Desa Karanggeger Terindikasi Dugaan Melanggar Pasal 03 Nilai Pekerjaan
Berita ini 41 kali dibaca
Tag : analisis bitcoin analisis fundamental bitcoin hari ini analisis teknikal bitcoin bitcoin bearish bitcoin indonesia breakout bitcoin cara investor indonesia menghadapi volatilitas bitcoin dampak regulasi dan pajak terhadap aset digital di indonesia Ekonomi Digital Indonesia. harga bitcoin hari ini harga bitcoin tertekan apa penyebabnya investor kripto indonesia konsultan pajak aset digital pajak kripto di indonesia pandangan pakar fiskal tentang pasar kripto panduan investasi kripto pasar kripto prospek bitcoin 2025 menurut analis dan ekonom risiko investasi kripto strategi menghadapi koreksi pasar kripto suara utama support dan resistance bitcoin tips investasi kripto aman dari yulianto kiswocahyono tren kripto global volatilitas harga bitcoin Yulianto Kiswocahyono
Berita Terbaru
Berita Utama
Hari ke-10 Ramadhan, Komunitas Muslimah Mulia Kembali Bagikan Takjil Magnet Rezeki Box
Nasional
Publik menunggu Nyali Kejari Kab. Probolinggo Usut Tuntas Kasus Dana Hibah PDAM dan PRIM
Nasional
Atap Rumah Warga Matekan Ambruk, Korban Belum Tersentuh Bantuan Apapun Dari Pemerintah
Artikel
Keikhlasan dan Amal Lebih Utama dari Sekadar Wadah Organisasi
Berita Utama
BPP KOMPASS Paparkan Program Kerja, 45 Mahasiswa Papua Se-Sumatera Hadir
Nasional
Proyek Pemeliharaan Saluran Sekunder Desa Randupitu, Diduga melanggar beberapa Aturan dan Undang-undang