RIAU – Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengukir sejarah baru dalam pemberian apresiasi atas dedikasi luar biasa di medan tugas. Untuk pertama kalinya, penghargaan resmi negara dianugerahkan kepada satwa pelacak melalui penyematan Medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu kepada Reno, anjing pelacak (K9) milik Polda Riau, pada Rabu (4/2/2026).
Penganugerahan ini mengukuhkan posisi Reno sebagai satwa pertama di Indonesia yang secara resmi diakui oleh Kapolri sebagai “Pahlawan Kemanusiaan”. Penghormatan tersebut diberikan atas pengabdian tanpa pamrih yang ditunjukkan Reno sepanjang masa tugasnya hingga akhir hayat.
Reno, anjing jenis herder setia yang lahir pada tahun 2017, dinyatakan gugur pada 30 November 2025. Peristiwa memilukan tersebut terjadi saat Reno sedang menjalankan misi kemanusiaan dalam pencarian korban bencana alam di Sumatera Barat. Dedikasi Reno yang melampaui batas ini bahkan menjadi pemantik bagi Polri untuk merumuskan regulasi baru mengenai standarisasi penghargaan bagi satwa-satwa yang berjasa dalam tugas kepolisian.
Langkah progresif Polri ini menuai apresiasi luas, termasuk dari aktivis sekaligus seniman, Melanie Subono. Ia memberikan pujian tinggi atas kebijakan institusi yang bersedia mengakui jasa makhluk hidup lain secara formal. “Reno adalah pahlawan. Belum pernah ada instansi di Indonesia yang menghargai hewan seperti ini,” ungkap Melanie Subono.
Kini, nama Reno telah abadi sebagai simbol loyalitas sejati dan keberanian tanpa pamrih bagi Kepolisian Republik Indonesia. Kisahnya menjadi pengingat akan pentingnya sinergi antara manusia dan satwa dalam menjalankan tugas-tugas berat demi kemanusiaan.
Tim Redaksi