Tanggapan Masyarakat Terhadap Rencana Pembangunan Rusunami di Sadang Serang, Bandung
Suara Warga

Tanggapan Masyarakat Terhadap Rencana Pembangunan Rusunami di Sadang Serang, Bandung

Pemerintah Kota Bandung berencana mengembangkan lahan seluas 3.456 meter persegi di Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, menjadi Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami). Proyek ini ditujukan untuk menyediakan sekitar 1.000 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Saat ini, lahan tersebut berfungsi sebagai lapangan sepak bola yang sering digunakan sebagai area parkir.

Namun, rencana pembangunan ini menuai berbagai reaksi dari warga setempat. Kinkin, seorang warga berusia 50 tahun, menyatakan bahwa ia mendengar kabar tentang proyek tersebut tetapi mempertanyakan siapa yang akan menempati hunian itu. "Di sini juga ada rumah susun, tapi yang ngisinya kebanyakan pendatang. Memang ada beberapa warga di sini yang tinggal di rusun, tapi tidak banyak," ungkapnya.

Kinkin menegaskan pentingnya perencanaan yang matang agar pembangunan ini tidak menimbulkan konflik di masyarakat. Ia juga mengenang bagaimana lahan itu dulunya merupakan kebun yang kemudian diubah menjadi lapangan bola oleh warga. "Makanya, kita mah pengin kalau mau dibangun ya diprioritaskan dulu warga yang di sini," tambahnya.

Di sisi lain, Iki, seorang warga berusia 42 tahun, mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap rencana tersebut. Ia khawatir pembangunan rusunami akan menghilangkan ruang bermain anak-anak. "Tidak setuju, karena nanti tidak ada lapangan lagi buat anak-anak bermain, ini lapangan sudah lama banget," ujarnya.

Menurut Iki, sebagian besar warga di kawasan tersebut sudah memiliki rumah sendiri, sehingga tidak memerlukan rumah susun. Ia khawatir jika proyek ini tetap dilaksanakan, hunian vertikal tersebut akan diisi oleh pendatang dan bukan oleh warga setempat. "Nanti siapa yang mau ngisinya, kan warga di sini sudah punya rumah semua," pungkasnya.

Dengan adanya rencana pembangunan ini, banyak warga berharap agar aspirasi dan kebutuhan mereka diperhatikan agar proyek tersebut dapat memberikan manfaat yang optimal bagi komunitas lokal.

You can share this post!