Suara News - A A A
SUARA UTAMA, Tanjab Barat – Kegiatan pembangunan jalan menggunakan dana kelurahan pada tahun 2025, merupakan bagian dari alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk sarana dan prasarana lokal serta pemberdayaan masyarakat.
Dana kelurahan diprioritaskan untuk pengadaan, pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan sarana prasarana lingkungan permukiman.
Tapi saat investigasi awak media ke lapangan, bak jauh panggang dari api. Jalan-jalan yang dibangun baru hitungan bulan sudah banyak yang patah dan berdebu serta batu split yang bermunculan kepermukaan, mengindikasikan kurangnya semen pada coran untuk proyek jalan ini.
Lurah Sungai Nibung Alfizan Fajri mengatakan, nanti akan diperbaiki dan memang untuk masa pemeliharaan tidak ada. Tidak seperti proyek APBD dari Pemerintah Daerah (Pemda).
”Ya kita akan perbaiki bang, memang proyek kelurahan ini tidak seperti proyek APBD Pemerintah. Karena tidak ada masa pemeliharaannya bang,” ujarnya saat dimintai keterangan di Kantor Lurah Sungai Nibung, Senin (19/01/26).
Namun saat ditanya sumber dana dari mana untuk perbaikannya. Lurah pun menjawab akan berkordinasi dengan suplier bahan agar mau membantu untuk perbaikan.
”Untuk sumber dana perbaikannya saya akan minta bantu suplier bang. Seperti semen dan lain-lain bang,” tutup Lurah. (Tim)
BACA JUGA : Gempa Dahsyat M 7,6 Guncang Tenggara Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Penulis : Hengky Deviza
Editor : Aisyah Putri Widodo
Sumber Berita: Redaksi Suara utama
Berita Terkait
Jalan Tambal Sulam di Jalur Trans-Sulawesi Pangkep–Barru Disorot, Warga Pertanyakan Penggunaan Anggaran
Negara Hadir hingga Kampung: Menkum Resmikan Ribuan Pos Bantuan Hukum di Tanah Papua
Aroma Korupsi di Harapan Jaya, ADK Dikuras, Gorong-Gorong Hanya Pakai Drum Bekas.
Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Tanggamus Belum Lapor SPT, Dinas Koperindag Jemput Bola Gandeng Ditjen Pajak
Royalti Tambang Diduga Naik Awal Juni 2026, Pemerintah Pastikan Berlaku untuk Nikel hingga Batubara
Berau. Memperingati Hari Nelayan Nasional sekaligus HUT HNSI ke-53. Pihak kesultanan menilai pemerintah daerah mulai mengabaikan nilai-nilai historis.
Waisak 2570 BE Jadi Momentum Umat Buddha Peduli Anak Yatim Piatu
Tragis! Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Tambang Galian C Maros
Berita ini 13 kali dibaca
Berita Terbaru
Nasional
Menuju Panggung Juara Arsenal Siap Jamu Burnley di Emirates, Kemenangan Jadi Harga Mati
Hukum
Karyawan FIF Cabang Cendrawasih Diduga Lakukan Penagihan Bermasalah, Konsumen Rugi Rp7 Juta
Advertorial
HUT ke-4 Suara Utama, Erwin Syarif Apresiasi Media Independen dan Inspiratif
Berita Utama
Jalan Tambal Sulam di Jalur Trans-Sulawesi Pangkep–Barru Disorot, Warga Pertanyakan Penggunaan Anggaran
Berita Utama
Negara Hadir hingga Kampung: Menkum Resmikan Ribuan Pos Bantuan Hukum di Tanah Papua
Berita Utama
Aroma Korupsi di Harapan Jaya, ADK Dikuras, Gorong-Gorong Hanya Pakai Drum Bekas.