Suara News - Seorang perempuan warga negara asing memicu kemarahan warga di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, setelah diduga mengamuk saat kegiatan tadarusan Ramadan.
Peristiwa bermula ketika perempuan tersebut mendatangi musala tempat warga sedang melaksanakan tadarusan malam pertama Ramadan. Ia terlihat berteriak-teriak dan mengganggu kegiatan tersebut karena merasa terganggu dengan suara pengeras suara yang digunakan.
Kepala Dusun Gili Trawangan, Muhammad Husni, mengonfirmasi bahwa perempuan itu secara langsung mempersoalkan penggunaan speaker saat ibadah berlangsung. Tindakan perempuan tersebut meningkat ketika ia masuk ke dalam musala dan berusaha menghentikan kegiatan tadarusan. Ia juga diduga merusak mikrofon yang digunakan warga dalam acara tersebut, yang memicu konfrontasi langsung.
Adu mulut antara perempuan itu dan warga tidak dapat dihindari, bahkan berujung pada kontak fisik. Akibat insiden tersebut, seorang warga mengalami luka cakaran, dan salah satu tokoh di musala dilaporkan jatuh akibat keributan.