Proyek Rabat Beton Rp124 Juta di Merangin Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Suara Utama

Proyek Rabat Beton Rp124 Juta di Merangin Diduga Dikerjakan Asal Jadi

A A A

SUARA UTAMA, Merangin – Proyek pembangunan jalan rabat beton di RT 15 Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, menuai sorotan tajam publik. Jalan yang baru rampung dikerjakan pada Desember 2025 oleh Ormas Pemuda Tabir Bersatu itu kini justru memunculkan dugaan kuat dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Hasil pantauan langsung media ini di lapangan menunjukkan kondisi fisik rabat beton sangat memprihatinkan. Permukaan jalan tampak tidak rata, bergelombang, dan dipenuhi retakan. Bahkan di sejumlah titik, keretakan terlihat cukup parah dengan agregat beton mencuat ke permukaan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap mutu material serta metode pengerjaan proyek tersebut.

Tak hanya itu, ketebalan rabat beton di beberapa bagian diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun gambar perencanaan. Bagian tepi jalan tampak rapuh dan mudah terkelupas, sehingga dikhawatirkan tidak mampu bertahan lama, terutama saat dilalui kendaraan dan menghadapi musim hujan.

BACA JUGA : Cinta Wakaf Berbagi Lebaran untuk Para Lansia di NTT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan lemahnya kualitas pekerjaan ini mengarah pada indikasi bahwa campuran material seperti semen, pasir, dan koral tidak sesuai standar, serta proses pengerjaan yang diduga tidak dilakukan secara maksimal.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga setempat. Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya menilai proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah seharusnya dikerjakan secara profesional dan bertanggung jawab, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Baru selesai tapi sudah banyak yang retak. Kalau seperti ini, kami ragu kualitasnya. Jangan sampai belum setahun sudah rusak parah,” ujar seorang warga, Jumat (23/01/2026).

Warga lainnya bahkan menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Mereka menduga absennya pengawasan ketat menjadi celah sehingga pekerjaan bisa dilakukan tanpa mengindahkan kualitas.

BACA JUGA : Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

“Ini uang negara, uang rakyat. Seharusnya diawasi betul-betul, bukan dikerjakan asal jadi,” tegas warga lainnya.

Desakan pun menguat agar instansi terkait, baik dari pihak kecamatan maupun dinas teknis, segera turun tangan melakukan pengecekan menyeluruh. Warga meminta jika ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi, pihak pelaksana harus diminta bertanggung jawab dan melakukan perbaikan.

Terpisah, Pemerintah Kecamatan Tabir membenarkan adanya temuan tersebut. Dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) di lapangan, pihak kecamatan menemukan kondisi rabat beton yang sudah banyak mengalami keretakan.

“Hasil monev kami di lapangan, rabat beton sudah banyak yang retak. Artinya kualitas dan mutu bangunannya patut dipertanyakan,” ungkap Reno, Kasi Pemerintahan dan Trantib Kecamatan Tabir, Jumat (23/01/2026).

Menurut Reno, pembangunan infrastruktur di tingkat kelurahan sejatinya bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan fisik yang menggunakan anggaran negara harus dikerjakan sesuai aturan dan spesifikasi teknis.

BACA JUGA : Iran Siap Menutup Selat Hormuz Permanen Jika Pembangkit Listrik Diserang

“Ini menjadi catatan serius bagi kami. Kami tidak ingin pekerjaan asal jadi. Ke depan, pihak kelurahan harus lebih selektif memilih rekanan atau ormas, agar benar-benar profesional dan mengutamakan mutu,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Kelurahan Pasar Rantau Panjang juga diharapkan segera memberikan klarifikasi terkait proses pelaksanaan proyek, mulai dari perencanaan, pengawasan, hingga serah terima pekerjaan. Termasuk memastikan apakah pembangunan rabat beton tersebut telah melalui uji kualitas sebelum dinyatakan selesai.

Hingga berita ini diterbitkan, Ormas Pemuda Tabir Bersatu selaku pelaksana kegiatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pekerjaan asal jadi tersebut. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh hak jawab dari pihak ormas.

Sebagai informasi, proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp124.845.000 dan berlokasi di RT 15 Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pemerintah Dan Kodim 0902 Kejar Target Cetak 425 Lahan Padi Sawah. Ajak Milenial Jadi Petani

Trading Forex: Antara Mimpi ‘Bebas’ finansial Anak Muda dan Pandangan Islam

Pemimpin Redaksi Media Suara Utama, Andre Hariyanto, Gelar Tasyakuran Kelahiran Putri, Harapkan Jadi Penghafal Al-Qur’an

Undangan Diantar Langsung Oleh Raja Datu Sambaliung, Perusahaan Tidak Hadir Seakan Menghindar.

Mampukah Meja Bundar Kraton Melahirkan Solusi Permanen

Pengurus LDTQN dan IBU BELA Palangkaraya Gelar Manaqib di Yayasan Al-Qonita

Kepengurusan Karang Taruna Pandeglang 2025–2030 Sah, Siap Rumuskan Agenda Strategis Daerah

Pimpin Apel Pasca-Lebaran, Wali Kota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru dan Terapkan WFH Bergilir

Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Utama

Pemerintah Dan Kodim 0902 Kejar Target Cetak 425 Lahan Padi Sawah. Ajak Milenial Jadi Petani

Artikel

Trading Forex: Antara Mimpi ‘Bebas’ finansial Anak Muda dan Pandangan Islam

Nasional

Terindikasi Dugaan Tidak Memiliki IPAL Mandiri, Oknum Kepala SPPG Desa Karanggeger Blokir Nomor Whatsap Media

Nasional

Diduga Gedung SMP dan SMK Desa Rejing Alih Fungsi Dapur MBG, Syarat Menjadi Karyawan Membawa Siswa

Berita Utama

Pemimpin Redaksi Media Suara Utama, Andre Hariyanto, Gelar Tasyakuran Kelahiran Putri, Harapkan Jadi Penghafal Al-Qur’an

Berita Utama

Undangan Diantar Langsung Oleh Raja Datu Sambaliung, Perusahaan Tidak Hadir Seakan Menghindar.

You can share this post!