Surabaya Jadi Tuan Rumah Turnamen Padel Terbesar dengan 800 Atlet
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Jatim
Lifestyle

Surabaya Jadi Tuan Rumah Turnamen Padel Terbesar dengan 800 Atlet

Suara News - PR JATIM – Peta olahraga padel nasional mulai bergeser. Jika sebelumnya Jakarta kerap menjadi pusat sorotan, awal April 2026 mendatang Surabaya mengambil panggung utama. Sebanyak lebih dari 800 atlet diproyeksikan turun dalam turnamen padel terbesar di Kota Pahlawan yang digelar 3–5 April 2026 oleh Jungle Padel Surabaya bersama UBS Gold sebagai Title Sponsor.

Turnamen ini bukan sekadar agenda anniversary. Untuk pertama kalinya di Surabaya, kompetisi padel akan digelar serentak di dua lokasi berbeda, yakni Jungle Padel Surabaya West (Citraland) dan Jungle Padel Surabaya East (Kertajaya). Total 13 lapangan akan dioperasikan simultan, menjadikannya turnamen multi-venue terbesar di Jawa Timur hingga saat ini.

Iklan berita online

Direktur Utama Jungle Padel Surabaya, Kennedy Khusnadi, menegaskan bahwa momentum satu tahun berdirinya Jungle Padel justru menjadi titik akselerasi, bukan selebrasi semata.

“Satu tahun ini bukan hanya tentang membangun fasilitas, tetapi membangun komunitas dan ekosistem padel yang berkelanjutan di Surabaya. Turnamen anniversary ini menjadi simbol komitmen kami untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan menghadirkan standar terbaik bagi perkembangan olahraga padel di Indonesia,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

11 Kategori, Hadiah Rp300 Juta

Turnamen ini mempertandingkan 11 kategori, mulai Beginner, Bronze, Silver, Gold, hingga Platinum Exhibition untuk sektor pria dan wanita. Total hadiah mencapai Rp300 juta dengan sistem pertandingan yang mengacu pada regulasi nasional serta penggunaan ranking poin nasional untuk beberapa kategori.

Ketua PBPI Pengprov Jawa Timur, Rudie Risdianto, menilai turnamen ini menjadi tonggak penting bagi pembinaan atlet daerah.

“Jungle selalu menjadi leader dalam penyelenggaraan turnamen dengan banyak inovasi. Kini mengarah ke turnamen pro dan menjadi kebanggaan bagi PBPI Jatim. Ini adalah turnamen swasta nasional yang menggunakan ranking poin nasional untuk beberapa kategori,” katanya.

Menurutnya, lonjakan minat padel di Surabaya sangat signifikan. Jika tahun lalu tercatat sekitar 50 lapangan, pada Maret 2026 jumlahnya diperkirakan telah mencapai sekitar 300 lapangan di berbagai wilayah. Pertumbuhan tersebut menunjukkan padel tak lagi sekadar tren musiman, melainkan mulai menjadi bagian dari ekosistem olahraga urban.

Peserta turnamen tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga dari Jakarta, Sumatra, Kalimantan, Papua, serta sejumlah daerah lain. Sejumlah atlet asing yang berdomisili di Indonesia juga dipastikan ambil bagian.

Efek Ekonomi dan Lifestyle Urban

Perhelatan bertema “Three Milestones. One Celebration. One Flagship Event” ini sekaligus menandai tiga momentum: 1st Anniversary Jungle Padel, Grand Opening Jungle Padel Surabaya East, serta ekspansi fasilitas Jungle Padel Surabaya West.

Perwakilan UBS Gold, Tommy, menyebut kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung gaya hidup aktif dan komunitas modern.

“Kami melihat Jungle Padel sebagai representasi semangat pertumbuhan dan konsistensi jangka panjang, nilai yang juga menjadi fondasi UBS Gold sejak berdiri lebih dari empat dekade lalu. Melalui kolaborasi ini, kami bangga dapat mendukung perkembangan olahraga dan komunitas urban yang positif di Indonesia,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ciputra Group. Direktur Ciputra Group, Lauw Hendra, menilai event ini menjadi barometer baru turnamen padel di Surabaya sekaligus memperkuat positioning CitraLand sebagai kawasan dengan fasilitas olahraga dan gaya hidup sehat yang lengkap.

Selain pertandingan utama, rangkaian acara akan diisi exhibition match, live streaming, brand activation, photobooth, tenant kuliner, hingga after party. Panitia menargetkan lebih dari 15.000 pengunjung selama tiga hari serta 500.000 penonton daring.