Suriah Ingatkan Dewan Keamanan PBB Soal Ancaman Israel dan Pentingnya Stabilitas Regional
Sumber Foto: Minanews.net
Internasional

Suriah Ingatkan Dewan Keamanan PBB Soal Ancaman Israel dan Pentingnya Stabilitas Regional

Suara News - New York, MINA – Perwakilan Tetap Suriah untuk PBB, Ibrahim Olabi, berpidato di Dewan Keamanan pada Selasa (28/4), menyoroti ancaman eksistensial di Timur Tengah selama dua bulan terakhir dan peran konstruktif Suriah dalam menjaga stabilitas untuk mencegah eskalasi.

Dilansir dari SANA, Olabi memperingatkan terhadap eskalasi berbahaya dan tindakan sepihak Israel di Tepi Barat. Ia mendesak tekanan pada pendudukan Israel untuk mencabut blokade Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan.

Ia menegaskan kembali dukungan Suriah untuk negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya dan haknya untuk menjadi anggota penuh PBB.

Mengenai Lebanon, Olabi menyambut perpanjangan gencatan senjata, mendukung kedaulatan dan persatuan teritorialnya, dan menekankan hak negara Lebanon untuk memonopoli persenjataan.

Baca Juga:

Beralih ke Suriah, ia menuduh pasukan Israel meneror warga sipil, melakukan penghilangan paksa, penggerebekan rumah, dan terus menerus melakukan pelanggaran ke dalam dan di luar zona pemisah, termasuk puncak Gunung Hermon yang melanggar hukum internasional dan Perjanjian Pelepasan Diri tahun 1974. Itu termasuk mencabut pohon dan menyemprot lahan pertanian dengan bahan kimia yang tidak diketahui, membahayakan nyawa warga Suriah.

“Kami katakan kepada pendudukan Israel dan para pemukimnya: Baik serangan, benteng, maupun apa yang disebut zona keamanan tidak akan mengubah fakta bahwa Golan yang diduduki adalah milik Suriah, zona pemisah adalah milik Suriah, dan Gunung Hermon adalah milik Suriah,” tegas Olabi.

Ia menekankan bahwa perdamaian membutuhkan penanganan akar pendudukan dan implementasi resolusi PBB.

Olabi juga menggarisbawahi perlunya mengamankan pasukan penjaga perdamaian PBB, terutama di Suriah dan Lebanon, menghormati pengorbanan mereka untuk keamanan dan stabilitas regional. []