Ringkasan
BYD menggabungkan riset, pengujian, dan proses produksi dalam satu ekosistem sehingga sistem penggerak, struktur kendaraan, dan kontrol cerdas dapat dirancang secara bersamaan. Hal ini sejalan dengan semangat "Technological Innovation for a Better Life" yang diusung perusahaan.
e3 Platform menjadi fondasi kendaraan listrik performa dengan tiga motor listrik independen, teknologi Cell-to-Body, Independent Rear Wheel Steering, Vehicle Motion Control, serta sistem Intelligent Driving yang mencakup 33 sensor dan dua sensor LiDAR. Platform ini telah diterapkan pada Denza Z9 GT untuk meningkatkan presisi kemudi, stabilitas, dan turning radius.
e4 Platform dipakai pada Yangwang U9 Extreme, memungkinkan mobil mencapai kecepatan maksimum 496,22 km/jam dan menurunkan center of gravity melalui CTB generasi terbaru. Struktur kendaraan menggunakan kombinasi carbon fiber, carbon steel, dan aluminium sehingga bobot berkurang tanpa mengurangi kekuatan struktural.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
KatadataOTO – Teknologi kendaraan roda empat yang mumpuni dari BYD bukan jadi hal asing di dunia otomotif. Merek yang mengawali kiprahnya sebagai perusahaan teknologi ini mengimplementasikan hasil pengembangan pada deretan kendaraannya.
Untuk diketahui saat ini BYD punya banyak model dari berbagai segmen termasuk hatchback, sedan sampai Sport Utility Vehicle (SUV).
BYD mengusung semangat Technological Innovation for a Better Life, sematkan berbagai teknologi fungsional pada deretan New Energy Vehicle (NEV) mereka untuk pasar global.
Mempertahankan identitasnya sebagai perusahaan teknologi, BYD menggabungkan riset, pengujian sampai proses produksi di dalam satu ekosistem yang utuh.
Sehingga sistem penggerak, struktur kendaraan dan kecerdasan kontrol bisa dirancang secara bersamaan dan menjadi suatu kesatuan.
“DNA BYD terletak pada kemampuan kami mengintegrasikan inovasi, kecerdasan sistem dan rekayasa teknologi kendaraan dalam satu arsitektur yang dirancang untuk menghadirkan performa secara konsisten,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Jumat (13/02).
Salah satu inovasi BYD yang jadi sorotan ialah e3 Platform, fondasi kendaraan listrik performa yang memadukan kendali, fleksibilitas dan juga keselamatan.
Platform satu ini telah diterapkan pada Denza Z9 GT. Mobil tersebut dibekali tiga motor listrik independen guna mengatur distribusi tenaga dan torsi secara presisi.
Platform ini juga mengadopsi teknologi Cell-to-Body alias CTB. Artiya, baterai terintegrasi langsung ke dalam struktur bodi. Sehingga presisi kemudi dan stabilitas bermanuver bisa diperkuat.
Lalu ada Independent Rear Wheel Steering, memampukan roda belakang berbelok secara independen dan memperkecil turning radius.
Vehicle Motion Control mengatur setiap fungsi performa dan dinamika tersebut. Tidak ketinggalan sistem Intelligent Driving mencakup 33 sensor berkendara dan dua sensor LiDAR.
Untuk model di kelas yang lebih tinggi, BYD mengembangkan e4 Platform. Rangka tersebut telah dipakai oleh Yangwang U9.
Pada Yangwang U9 Extreme, dukungan e4 Platform membuat mobil tersebut bisa mencapai kecepatan maksimum sampai 496,22 kilometer per jam.
CTB generasi terkini pada Yangwang U9 juga menurunkan center of gravity secara signifikan.
Terakhir, struktur kendaraannya pakai material carbon fiber integrated lalu kombinasi carbon steel dan aluminium. Bobot mobil bisa dikurangi tanpa memangkas kekuatan struktural.
Kedua platform tersebut jadi bukti komitmen BYD sebagai perusahaan teknologi, mengikuti perkembangan pesat di era elektrifikasi.