Suara News - Warga di Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, mengeluhkan penggunaan pengeras suara untuk membangunkan sahur yang dinilai mengganggu. Mereka menyatakan bahwa aktivitas tersebut dilakukan dengan berteriak dan bernyanyi, mengganggu ketenangan warga saat dini hari.
Keluhan ini mencuat setelah sebuah video beredar di media sosial, menunjukkan seorang warga yang membangunkan sahur dengan pengeras suara. Dalam video tersebut, tampak warga berteriak dan menyanyikan lagu-lagu yang tidak jelas. Tindakan ini dilaporkan berlangsung pada pukul 02.20 WIB, jauh sebelum waktu subuh yang jatuh sekitar pukul 04.40 WIB.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Depok, Enjat Mujiat, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sawangan mengenai keluhan tersebut. Hasilnya, tiga masjid yang terlibat dalam aktivitas ini telah mendapat teguran. Masjid-masjid tersebut adalah Masjid Al-Ikhlas, Masjid An-Nasul Hadi, dan Masjid Ibadurrahman. Enjat menyebutkan bahwa pengurus masjid telah diajak berkoordinasi untuk menyelesaikan masalah ini.
Enjat Mujiat menambahkan bahwa pengurus masjid diberikan pemahaman dan edukasi mengenai penggunaan pengeras suara agar tidak mengganggu ketentraman lingkungan. Mereka juga berkomitmen untuk menindaklanjuti keluhan warga dengan memberikan pemahaman kepada pemuda yang bertugas membangunkan sahur.