Suara News - Kegiatan olahraga berskala internasional di Jawa Timur telah mendorong peningkatan jumlah wisatawan, yang diperkirakan mencapai 30 persen dari total kedatangan wisatawan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari.
Event olahraga yang digelar, seperti Malang Trail Runners (Mantra) yang berlangsung pada 3-5 Juli, diikuti oleh 4.014 pelari dari 22 negara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat posisi Jawa Timur sebagai destinasi wisata unggulan nasional.
Evy Afianasari menyatakan keyakinan bahwa kunjungan pelancong mancanegara akan meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, berkat pematangan konsep eco sport tourism. Lonjakan wisatawan asing dari 21 negara yang menginap di sekitar Pasuruan diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hiburan dan kuliner. Sinergi antara pemerintah dan pihak swasta dianggap berhasil menciptakan ekosistem perniagaan baru berbasis kearifan lokal.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Jumadi, menegaskan bahwa izin pemanfaatan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo dapat digunakan untuk mendukung sport tourism. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah sedang merencanakan perluasan rute lari untuk menghubungkan desa-desa wisata di sekitar kaki gunung, dengan harapan mendistribusikan pendapatan ekonomi secara merata. Kesuksesan promosi cagar biosfer internasional UNESCO diproyeksikan akan meningkatkan iklim investasi pariwisata di Jawa Timur.