Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, Komite Bidang Fiskal dan Moneter KADIN Jawa Timur, usai memberikan refleksi akhir tahun dan harapannya terkait konsolidasi fiskal menuju 2026. Momen ini sekaligus menjadi ajakan memperkuat sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat wajib pajak demi pemulihan ekonomi berkelanjutan.
A A A
SUARA UTAMA – Surabaya, 20 Desember 2025 – Tak lama lagi tahun 2025 akan berakhir. Waktu yang kita lalui penuh makna dan kenangan. Ia tidak berdiri sebagai potongan momen, melainkan mengalir sebagai rangkaian pengalaman yang membentuk perjalanan kita bersama.
Bung Karno pernah mengingatkan bahwa pergantian tahun tidak semata mengganti kalender, melainkan kesempatan untuk refleksi, pembenahan diri, dan merancang masa depan yang lebih baik.
Menapaki 2026, kita terpanggil meninggalkan sifat-sifat negatif dan menumbuhkan sikap hidup yang lebih bijaksana. Sepanjang 2025, banyak peristiwa nasional patut menjadi catatan bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Modernisasi Fiskal dan Upaya Pemulihan Ekonomi
Di bidang perpajakan, implementasi Coretax, pergantian Menteri Keuangan, serta terbitnya regulasi baru memperlihatkan komitmen negara memperkuat tata kelola fiskal dan pelayanan publik demi kemaslahatan rakyat.
BACA JUGA : Diduga Tidak Maksimal Pansimas Desa Mandala Jaya, Kadus Sebut Ada Kendala Kapasitas Dan Pembayaran
Di sektor ekonomi, pemerintah mengucurkan Rp200 triliun untuk memperkuat sektor riil dan meningkatkan likuiditas perbankan. Akses pembiayaan semakin terbuka bagi sektor produktif. Tanda pemulihan ekonomi tampak dari IHSG yang menyentuh 8.686 poin pada 16 Desember 2025.
Gejolak Politik dan Duka Kebencanaan
Dalam ranah politik, potensi konflik sempat muncul melalui demonstrasi, namun berhasil mereda secara damai. Seperti disampaikan Heraclitus, “Tidak ada yang abadi kecuali perubahan,” menegaskan bahwa dinamika politik adalah bagian dari arus sejarah.
Menjelang penghujung tahun, duka kembali hadir. Banjir bandang di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh masih dalam penanganan. Semoga pemulihan segera terwujud. Amin.
BACA JUGA : TL Koordinator SPPG Kab. Probolinggo Belum Kelar, Perihal Dugaan Menyalahi Aturan Oknum Dapur MBG Desa Karanggeger
Eksistensi, Kebebasan, dan Tanggung Jawab
Untuk memandang masa depan secara objektif, kita memerlukan kejernihan berpikir. Sartre mengingatkan bahwa kebebasan manusia selalu dibarengi tanggung jawab untuk memilih. “Manusia dikutuk untuk bebas,” tulisnya, menegaskan bahwa pilihan hidup selalu memikul konsekuensi moral.
Harapan Konsolidasi Fiskal Menuju Tahun 2026
Sejalan dengan itu, Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, selaku Komite Bidang Fiskal dan Moneter KADIN Jawa Timur (KADIN Jatim), menyampaikan harapannya untuk tahun 2026:
“Tahun depan harus menjadi momentum konsolidasi fiskal yang adil, transparan, dan berkeadilan sosial. Sistem perpajakan harus membangun kepercayaan publik dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Saya berharap sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat wajib pajak semakin kuat agar pemulihan ekonomi berkelanjutan benar-benar terwujud.”
Ia menambahkan bahwa penguatan keadilan pajak merupakan prasyarat pertumbuhan ekonomi yang sehat dan inklusif. Dengan meningkatnya kesadaran pajak, negara dapat hadir lebih efektif dalam memberikan layanan publik bagi seluruh warga.
BACA JUGA : AR Learning Center Cetak Wartawan Kompeten melalui Pelatihan CIJ & CPW di Bawah Naungan Coach Andre Hariyanto
Menata Asa dan Langkah Baru
Sebagai penutup, mari menyambut tahun 2026 dengan optimisme penuh. Semoga ia membawa kebaikan lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Marcus Aurelius berpesan, “Hidup kita adalah apa yang kita pikirkan,” maka mari membangun pikiran dan tindakan terbaik demi masa depan yang lebih terang.
Penulis : Odie Priambodo
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama
Berita Terkait
Harmoni Nyepi dan Idulfitri di Tengah Pencemaran Cahaya Buatan
Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran
Diplomasi Revolusioner Soekarno: Idealisme Konstitusi dan Realitas Geopolitik
Toleransi Nyata di Hari Raya, YNCI Bitung Chapter Lintas Agama Amankan Sholat Idul Fitri
Ustadz Drs. H. Mahmudin Ahmad, M.Pd.: Idul Fitri Sebagai Hari Kemenangan dan Pemaafan
Dari Mimbar Idul Fitri di Bitung, Ustaz Rafiq Serukan Hapus Dendam dan Tebar Kasih Sayang
Prabowo Klarifikasi Dana Board of Peace
Trump Sebut NATO Pengecut
Berita ini 11 kali dibaca
Tag : akhir tahun 2025 banjir bandang Sumatra coretax 2025 demonstrasi damai gejolak politik 2025 IHSG 8.686 poin Kadin Jatim Keadilan Pajak kebebasan dan eksistensi Komite Fiskal dan Moneter KADIN Jawa Timur konsolidasi fiskal 2026 likuiditas perbankan modernisasi perpajakan optimisme menuju 2026 Pelayanan publik pemulihan ekonomi nasional pergantian Menteri Keuangan refleksi nasional regulasi fiskal baru sinergi wajib pajak stimulus ekonomi Rp200 triliun tanggung jawab kolektif transparansi fiskal Yulianto Kiswocahyono
Berita Terbaru
Nasional
Harmoni Nyepi dan Idulfitri di Tengah Pencemaran Cahaya Buatan
Berita Utama
Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran
Cerpen
Air Matamu adalah Lukaku
Nasional
Diplomasi Revolusioner Soekarno: Idealisme Konstitusi dan Realitas Geopolitik
Nasional
Toleransi Nyata di Hari Raya, YNCI Bitung Chapter Lintas Agama Amankan Sholat Idul Fitri
Berita Utama
Ustadz Drs. H. Mahmudin Ahmad, M.Pd.: Idul Fitri Sebagai Hari Kemenangan dan Pemaafan