Palangka Raya (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung mengatakan sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalteng tahun 2027.
"Isu-isu strategis tahun 2027 pada RKPD Provinsi, meliputi bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan atau peningkatan kualitas SDM, SDA, lingkungan, dan infrastruktur," katanya di Palangka Raya, Senin.
Hal itu dia sampaikan dalam konsultasi publik rancangan awal (ranwal) RKPD Kalteng 2027. Dia menekankan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 mengamanatkan pemerintah daerah menyusun RKPD.
Tujuannya memberi dampak secara nasional untuk menambah pendapatan masyarakat, memberi kesempatan kerja, menambah lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan daya saing daerah.
Penyusunan RKPD dimulai dengan melakukan Persiapan dan Orientasi terhadap ranwal RKPD provinsi sejak Desember dua tahun sebelumnya.
Penginputan dan proses penyusunan ranwal pada SIPD dilakukan setelah keduanya disempurnakan berdasarkan masukan dan saran pada konsultasi publik.
Ranwal RKPD provinsi yang sudah disempurnakan berdasarkan konsultasi publik menjadi acuan bagi perangkat daerah sebelum diforumkan dan dibawa ke Musrenbang hingga penetapan paling lambat akhir Juni 2026 atau 1 minggu setelah RKP ditetapkan.
Berdasarkan tahapannya, ada 3 agenda besar dan strategis saat menyusun RKPD, yaitu konsultasi publik pada 2 Februari 2026, forum perangkat daerah pada minggu kedua Februari 2026, forum lintas perangkat daerah pada 24 Februari 2026, serta musrenbang pada 16 Maret 2026 atau sebelum Libur Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, RKPD provinsi dan kabupaten/kota menjadi bagian integral dari perencanaan nasional, sehingga harus selaras dengan perencanaan nasional.