KBRN, Beijing: Presiden Tiongkok Xi Jinping menyatakan dukungannya terhadap upaya negara-negara Amerika Latin dan Karibia (LAC) untuk mempertahankan kawasan sebagai zona damai bebas senjata nuklir. Pernyataan ini disampaikan Xi dalam pidato pembukaan Pertemuan Tingkat Menteri Keempat Forum Tiongkok-CELAC di Beijing, Selasa (13/5/2025).
Tiongkok, kata Xi, mendukung penuh Proklamasi Amerika Latin dan Karibia sebagai Zona Damai serta Deklarasi Negara Anggota Organisasi Pelarangan Senjata Nuklir di Amerika Latin dan Karibia. Ia menegaskan komitmen negaranya untuk memperkuat kerja sama keamanan dengan kawasan, termasuk dalam penanggulangan kejahatan lintas negara.
“Tiongkok akan mempererat kerja sama dalam tata kelola bencana, keamanan siber, kontra-terorisme, pemberantasan korupsi, pengendalian narkotika, dan pemberantasan kejahatan terorganisir lintas negara,” ujar Xi dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok.
Sebagai bentuk konkret, Xi mengumumkan bahwa Tiongkok akan menyelenggarakan program pelatihan penegakan hukum khusus bagi negara anggota CELAC. Selain itu, Tiongkok juga siap memberikan bantuan peralatan keamanan sesuai kebutuhan masing-masing negara.
CELAC, atau Community of Latin American and Caribbean States, adalah organisasi regional yang terdiri dari 33 negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia. Forum ini bertujuan memperkuat kerja sama politik dan ekonomi serta menjadi wadah alternatif bagi suara Global South di tataran internasional.
Xi menekankan bahwa keamanan dan stabilitas merupakan prasyarat pembangunan kawasan. Oleh karena itu, ia mendorong sinergi antara inisiatif keamanan global yang diusung Tiongkok dengan kebutuhan spesifik negara-negara LAC.
Pertemuan di Beijing ini dihadiri oleh berbagai kepala negara dan perwakilan tinggi dari negara anggota CELAC, termasuk Presiden Kolombia Gustavo Petro, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Chili Gabriel Boric.