Suara News - Warga di provinsi Dong Thap secara sukarela meminjamkan rumah mereka sebagai tempat pemungutan suara dan untuk mendukung logistik pemilihan umum. Hal ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan akses dan fasilitas yang ada di beberapa daerah.
Seorang pejabat desa mengunjungi Bapak Nguyen Van Xep, seorang petani berusia 64 tahun, dan menyarankan agar rumahnya dijadikan tempat pemungutan suara. Bapak Xep setuju, merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam acara pemilu nasional. Rumah yang dipinjamkan berukuran 14 meter lebar dan 25 meter panjang, dilengkapi dengan meja, kursi, serta area untuk enam bilik suara dan parkir.
Selain Bapak Xep, banyak rumah tangga di Dong Thap juga bersedia meminjamkan rumah mereka untuk dukungan logistik. Di Dusun 6, keluarga Bapak Vo Thanh Hong menyiapkan area untuk memasak tiga kali makan sehari bagi petugas pemilu. Bapak Nguyen Thanh Tan, Direktur Pusat Pelayanan Administrasi Publik di Komune Phuong Thinh, menjelaskan bahwa keluarga Bapak Hong selalu aktif dalam kegiatan lokal dan proaktif menawarkan dukungan logistik.
Komune Phuong Thinh memiliki 12 dusun dan 14 tempat pemungutan suara, termasuk satu yang terletak di rumah pribadi. Sebanyak 10 rumah pribadi dipinjam untuk mendukung berbagai tugas logistik. Ibu Bui Thi Phien, Ketua Komite Front Persatuan Nasional Vietnam di Komune Phuong Thinh, menyatakan bahwa meminjam rumah warga membantu pemilih menghemat waktu dan biaya. Dukungan sukarela ini mencerminkan rasa bangga warga dan kepedulian mereka dalam menyelenggarakan pemilihan yang sukses.