Suara News - Seorang warga Tangerang, Wawan, meninggal dunia setelah terlindas truk tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Insiden ini menarik perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang memberikan pernyataan dan peringatan terkait masalah truk tambang ilegal di kawasan tersebut.
Kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya Wawan terjadi ketika truk pengangkut bahan material berplat nomor W, yang diduga beroperasi secara ilegal, melindasnya di Parung Panjang. Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan rasa duka cita atas kejadian ini melalui akun Instagram pribadinya.
Dedi Mulyadi menyoroti masih banyaknya truk tambang ilegal yang beroperasi di Parung Panjang meskipun telah diterbitkan Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 7920/ES.09/PEREK pada 25 September 2025 yang menginstruksikan penghentian aktivitas pertambangan. Ia menekankan bahwa kecelakaan yang terjadi bukan hanya berkaitan dengan kepentingan ekonomi, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat.
Dedi Mulyadi menemukan bahwa angka kecelakaan di wilayah tambang Kabupaten Bogor tergolong tinggi. Ia memperingatkan bahwa jika para penambang terus mengabaikan aturan, potensi kecelakaan akan terus meningkat. Menurutnya, hal ini menjadi ancaman bagi keselamatan ribuan warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.