ASN Kemenag TTS Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Boentuka
Suara Utama

ASN Kemenag TTS Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Boentuka

- 23:47 WIB

Penyerahan bantuan dari ASN Pendis dan Bimas Islam Kemenag TTS kepada keluarga jamaah Musholla Attahiriyah Boentuka yang terdampak banjir (Muhazir Syukur/SUARA UTAMA)

A A A

SUARA UTAMA, Timor Tengah Selatan – Kepala Seksi Pendidikan dan Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Selatan bersama beberapa ASN dari instansi tersebut menyerahkan bantuan kepada korban banjir di bantaran sungai Boentuka.

Salah satu korban banjir adalah jamaah Musholla Attahiriyah di Dusun Ban’afi, Desa Boentuka, Kec. Batuputih Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Bantu Boentuka yang digalang oleh pengurus Musholla Attahiriyah.

BACA JUGA : Berbuntut Panjang, Aksi Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan Depan Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekaligus wujud kepedulian ASN di Kementerian Agama Kab. TTS khususnya dalam lingkup Pendidikan dan Bimas Islam dalam membantu korban banjir baik yang ada di Sumatra beberapa waktu lalu dan di wilayah Timor Tengah Selatan yaitu di Boentuka.

Kegiatan yang dilaksanakan usai salat dzuhur berjamaah ini bertempat di Musholla Attahiriyah yang dihadiri oleh warga sekitar dan dialog bersama.

BACA JUGA : Camat Tiris Resmi Melantik PJ Kades Desa Tegalwatu, Berharap Bisa Melanjutkan Progam PJ Kades Sebelumnya

Bantuan untuk Korban Bencana Banjir

Dilanjutkan dengan agenda serah terima bantuan berupa uang tunai sejumlah 5 juta rupiah untuk membantu atasi banjir dan erosi yang menimpa warga.

Kasie. Pendis dan Bimas Islam Arifin Abdul Fattah saat menyerahkan bantuan menyampaikan permohonan maaf atas donasi yang tidak seberapa.

Namun, berharap dengan sedikit ini bisa membantu warga terdampak untuk atasi banjir dengan pembuatan tanggul penahan erosi.

BACA JUGA : Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idul Fitri 2026

“Dengan penyerahan bantuan ini juga sekaligus bisa memberi inspirasi bagi yang lainnya untuk bisa bersama-sama membantu warga di sini lewat instansi maupun organisasi masing masing,” ujar Arifin Abdul Fattah pada Selasa (13/01/2026).

Acara ditutup dengan melihat langsung kondisi di kawasan terdampak banjir di Sungai yang terletak di belakang rumah warga.

Sekaligus menikmati menu lokal yang sebelumnya sudah disiapkan oleh ibu-ibu pengurus Musholla Attahiriyah Boentuka.

Penulis : Muhazir Syukur

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pegiat Anti Korupsi Jadi Direktur Utama Probolinggo Rafting, Warga Mengapresiasi dan Sebut CEO Menyamar

Viral Video Diduga Warga Danau Konsumsi Sabu Saat Video Call, Warga Minta Aparat Bertindak

Konflik Harga TBS Memanas, KPNT Soroti Sikap APKASINDO Merangin yang Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Sambut Tradisi Ceng Beng, Pemkot Pangkalpinang Hidupkan Kembali Turnamen Golf di Girimaya

Dana Ketahanan Pangan Rp140 Juta Diduga Disalahgunakan, Program Gagal Panen Picu Kemarahan Warga Muaro Langayo

Petani Minta Pemerintah Berau Dan Perusahaan Membantu Jalan Agar Usaha Tani Direalisasikan

Jaga Ekosistem Pesisir, Wali Kota Pangkalpinang dan Perkumpulan Kiok Bangka Tanam Mangrove

IPMPPR Malang Desak Investigasi Independen Konflik Dogiyai

Berita ini 142 kali dibaca

Tag : Banjir Banjir Boentuka Bantuan Dana Bencana Banjir Boentuka Breaking News Donasi Musholla Attahiriyah Timur Tengah Selatan

Berita Terbaru

Pendidikan

Miris! Fasilitas SDN 84/VI Telun Memprihatinkan, Wakil Ketua II DPRD Merangin Desak Pemda Bertindak

Nasional

Pegiat Anti Korupsi Jadi Direktur Utama Probolinggo Rafting, Warga Mengapresiasi dan Sebut CEO Menyamar

Nasional

Viral Video Diduga Warga Danau Konsumsi Sabu Saat Video Call, Warga Minta Aparat Bertindak

Nasional

Konflik Harga TBS Memanas, KPNT Soroti Sikap APKASINDO Merangin yang Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Berita Utama

Sambut Tradisi Ceng Beng, Pemkot Pangkalpinang Hidupkan Kembali Turnamen Golf di Girimaya

Nasional

Dana Ketahanan Pangan Rp140 Juta Diduga Disalahgunakan, Program Gagal Panen Picu Kemarahan Warga Muaro Langayo

You can share this post!