Suara News - Kepolisian Sektor Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sedang menyelidiki penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di dalam kardus di depan rumah warga di Kelurahan Ngelo.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa sekitar pukul 01.15 WIB, saat Gufroni, pemilik rumah, mendengar ketukan pintu disertai seseorang yang memanggil namanya. Setelah membuka pintu, ia mendapati seorang pelajar bernama Muhammad Maulan Malik bersama beberapa anak panti lainnya. Mereka memberitahukan adanya kardus di depan rumah yang berisi bayi.
Setelah diperiksa, Gufroni dan istrinya, Lilik Hidayati, menemukan seorang bayi perempuan yang baru lahir tanpa busana di dalam kardus bekas botol air mineral ukuran 1,5 liter. Bayi tersebut diletakkan di atas alas kaos perempuan lengan pendek berwarna hitam kombinasi putih dan diselimuti jilbab warna hitam. Mereka segera membawa bayi itu ke RS NU Cakra Medika Cepu untuk mendapatkan pertolongan medis.
Menurut dokter jaga, Nur Chusnaini Mayati, bayi tersebut dalam kondisi sehat dengan berat badan sekitar 2,73 kilogram dan panjang sekitar 46 sentimeter. Bayi diperkirakan baru dilahirkan kurang dari 24 jam saat dibawa ke rumah sakit. Dokter juga melakukan pemotongan tali pusar secara medis karena sebelumnya dipotong tidak rata. Saksi melaporkan bahwa sebelum bayi ditemukan, dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor Yamaha Mio datang membawa kardus tersebut dan meninggalkannya di depan rumah Gufroni. Polisi telah mengamankan barang bukti dan kasus ini sedang dalam penyelidikan dengan dugaan pelanggaran Pasal 429 dan Pasal 430 KUHP tentang pembuangan atau penelantaran anak.