Suara News - Buka puasa Pemkab Gowa bersama media di rumah jabatan Bupati Gowa, Sabtu (28/2). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Comment
Share
GOWA - Event pariwisata andalan Kabupaten Gowa, Beautiful Malino, masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI tahun 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memastikan kualitas penyelenggaraan tetap dijaga meski anggaran tahun ini diturunkan akibat efisiensi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat buka puasa bersama media di rumah jabatan Bupati Gowa, Sabtu (28/2).
Husniah bersyukur Beautiful Malino kembali masuk kalender event pariwisata nasional. Menurutnya, pencapaian itu menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.
Ia menilai Malino sebagai destinasi wisata terdekat dari Makassar yang menawarkan panorama alam Sulawesi Selatan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, jumlah kunjungan dan transaksi meningkat signifikan.
“Dalam Beautiful Malino kemarin kunjungan meningkat signifikan. Kita mendatangkan 115.102 kunjungan dengan transaksi Rp11,3 miliar. Ini artinya banyak orang yang mau datang ke Malino mau menikmati Malino,” ucapnya.
Meski masuk KEN 2026, Pemkab Gowa menurunkan anggaran penyelenggaraan. Pada 2025, anggaran mencapai Rp1 miliar. Penurunan dilakukan sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Untuk menjaga kemeriahan acara, Husniah mengundang keterlibatan pihak ketiga dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak bergantung sepenuhnya pada APBD. Selain itu, durasi kegiatan juga direncanakan lebih singkat.
“Adanya efisiensi anggaran ini, makanya kita harus bekerja sama dengan seluruh stake holder. Jangan bergantung sepenuhnya kepada pemerintah. Harapan saya beautiful Malino lebih semarak. Waktu juga akan kita kurangi mungkin 3 hari,” ucapnya.
Pemkab Gowa juga mengevaluasi sejumlah aspek pelaksanaan, terutama kebersihan dan keamanan kawasan wisata Malino. Kedua hal itu dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan dan rasa aman pengunjung.
“Namanya saja pusat wisata, tentu kita harus lebih maksimal di kebersihan, karena ini terkait dengan kenyamanan pengunjung. Kemudian kedua, keamanan. Itu juga menjadi poin penting supaya orang tidak was-was datang ke Malino,” ujarnya.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor terus diperkuat untuk mengatasi kepadatan lalu lintas menuju kawasan wisata Malino saat puncak kunjungan.
(MAN)
Share
beautiful malino
pemkab gowa
Berita Terkait
Sulsel
Pulang Haji, Jemaah Gowa Diminta Jadi Teladan dan Penguat Persatuan
Sebanyak 385 jemaah haji asal Kabupaten Gowa yang tergabung dalam Kloter 7 UPG Debarkasi Makassar tiba kembali di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Minggu, 07 Jun 2026 16:59
Sulsel
14 Kali Berturut-turut, Gowa Kembali Raih Opini WTP dari BPK
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan.
Sabtu, 06 Jun 2026 15:53
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Dukung Program Kampung REDAM Kementerian HAM
Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan siap mendukung dan berkolaborasi dalam pelaksanaan Program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung REDAM) yang digagas KemenHAM RI.
Sabtu, 06 Jun 2026 15:42
Sulsel
Bupati Husniah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Gowa
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menerima kedatangan Jemaah Haji Kloter Lima asal Kabupaten Gowa dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Dembarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (5/6).
Jum'at, 05 Jun 2026 18:04
News
Bupati Gowa Kawal Usulan Pembangunan Jalan Prioritas ke BBPJN Sulsel
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengunjungi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan di Biringkanaya, Makassar, Kamis (4/6/2026).
Jum'at, 05 Jun 2026 10:32
Berita Terbaru
More
Sulsel
Senin, 08 Jun 2026 18:59
Pemkab Luwu dan MDA Perkuat FORDES Matappa Lewat Program Jaga Desa
Sulsel
Senin, 08 Jun 2026 16:59
Peringatan Hari Lansia di Bantaeng Momentum Evaluasi Pelayanan bagi Warga