Dampak Proyek Panas Bumi Terhadap Pertanian di Tapanuli Utara
Suara Warga

Dampak Proyek Panas Bumi Terhadap Pertanian di Tapanuli Utara

Suara News - Fernando Simorangkir, seorang petani berusia 54 tahun, memperlihatkan padi yang gagal panen di persawahan Desa Silangkitang, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 3 Februari 2026, yang menunjukkan dampak negatif dari proyek panas bumi yang berdekatan dengan lahan pertanian.

Awal Kejadian

Proyek panas bumi yang berlangsung di wilayah tersebut mulai menimbulkan masalah bagi petani setempat. Pertanian yang merupakan sumber penghasilan utama warga, kini terancam akibat perubahan kondisi tanah dan sumber air yang diduga dipengaruhi oleh aktivitas proyek.

Perkembangan

Gagal panen yang dialami petani, termasuk Fernando Simorangkir, menjadi sorotan masyarakat. Petani mengungkapkan bahwa kondisi lahan yang dulunya subur kini tidak lagi mampu mendukung pertumbuhan padi dengan baik, menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan.

Kondisi Terakhir

Hingga saat ini, warga masih mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Mereka berharap adanya perhatian dari pihak berwenang untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh proyek panas bumi terhadap kehidupan sehari-hari dan mata pencaharian mereka.

You can share this post!