Feri Amsari Soroti Kurangnya Transparansi dalam Seleksi Hakim MK
Hukum

Feri Amsari Soroti Kurangnya Transparansi dalam Seleksi Hakim MK

JEKTVNEWS.COM,- Kota Jambi – Pakar hukum tata negara, Feri Amsari, menyoroti proses seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Ia menilai proses tersebut tidak dilakukan secara transparan dan berpotensi mengganggu independensi Mahkamah Konstitusi.

Dalam penjelasannya, Feri Amsari mengibaratkan hakim konstitusi sebagai seorang wasit dalam pertandingan sepak bola yang harus bersikap netral dan tidak memihak. Menurutnya, apabila salah satu pemain justru ikut menentukan wasit, maka pertandingan tidak akan berjalan adil.

Feri menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga independen yang seharusnya terbebas dari dominasi kepentingan politik. Ia menilai keterlibatan partai politik dalam proses seleksi hakim konstitusi dapat mencederai prinsip netralitas lembaga tersebut.

Menurutnya, partai politik seperti Partai Golkar merupakan aktor atau pemain dalam arena politik, sehingga tidak sepatutnya ikut menentukan pihak yang berperan sebagai wasit dalam proses hukum dan konstitusi.

Selain itu, Feri juga mempertanyakan alasan proses seleksi hakim konstitusi tidak dilakukan secara terbuka dan transparan kepada publik. Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar terhadap integritas serta rasa keadilan dalam penentuan anggota Mahkamah Konstitusi ke depan.

You can share this post!