Pagi hari di ruang Sula Abung, Kantor Gubernur Lampung, suasana sejuk menyelimuti ruangan yang dipenuhi dengan semangat para fotografer. Festival Foto Akhir Tahun IJP Lampung resmi dibuka, membawa misi penting untuk meningkatkan transparansi kerja pemerintah melalui visualisasi yang kuat.
Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, dalam sambutannya menekankan bahwa foto bukan sekadar dokumentasi, melainkan jendela yang memungkinkan masyarakat untuk melihat apa yang dilakukan pemerintah. "Kami berharap ke depan OPD aktif mempublikasikan foto-foto kegiatannya. Masyarakat berhak tahu apa yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Lampung," ujarnya, mencerminkan keprihatinan terhadap lambatnya publikasi kegiatan oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, membuka acara dengan senyum hangat, namun juga menyampaikan pesan yang tegas kepada OPD. "Apresiasi kami sampaikan, tetapi kami juga merasa gemes dengan OPD yang tidak aktif," katanya, mengingatkan bahwa instruksi gubernur untuk aktif di media sosial sangat jelas. Jihan menegaskan pentingnya publikasi sebagai bukti kerja nyata, bukan sekadar pencitraan.
Simon Abdurrahman, salah satu dewan juri, menyoroti pentingnya sudut pandang dalam foto. Ia menjelaskan bahwa komunikasi visual yang efektif tidak hanya mencakup dokumentasi acara, tetapi juga menangkap momen yang menggambarkan kehidupan masyarakat. "Ketika karya bicara, publik mendengar," ujarnya, menggarisbawahi pentingnya foto yang mampu mengungkapkan cerita.
Sekretaris Daerah Lampung, Marindo Kurniawan, juga menekankan pentingnya inovasi dalam menampilkan kegiatan di media sosial. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mendorong OPD untuk terus aktif menyiarkan kegiatannya agar masyarakat tahu apa yang sedang kita jalankan," ungkap Marindo.
Menjelang penutupan acara, para pemenang festival diumumkan. Juara I diraih oleh Dinas Peternakan, diikuti oleh RSUD dan Dinas Lingkungan Hidup. Karya-karya yang terpilih bukan hanya berdasarkan teknik, tetapi juga kemampuan untuk menangkap denyut kehidupan yang nyata. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari berbagai profesi, memastikan setiap karya mendapat perhatian yang layak.
Acara ditutup dengan renungan mengenai pentingnya dokumentasi kerja pemerintah. Abung Mamasa menekankan harapannya agar OPD lebih aktif dalam menunjukkan kinerjanya melalui publikasi. "Foto bukan hanya gambar, ia adalah jejak yang membuat publik percaya bahwa kerja pemerintah benar-benar terjadi," tuturnya, mengingatkan akan tanggung jawab bersama dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kerja pemerintah.