Festival Mindatama ke-17: Merayakan Seni dan Budaya di Madiun
Denyut Publik

Festival Mindatama ke-17: Merayakan Seni dan Budaya di Madiun

Madiun, 21 Januari 2026

Kota Madiun kembali menunjukkan semangat seni melalui Mindatama Festival ke-17 yang diadakan dalam rangka Milad MIN 2 Kota Madiun. Acara ini berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, dan menampilkan bakat-bakat muda dari anak-anak usia taman kanak-kanak.

Dari panggung sederhana, anak-anak menunjukkan kepolosan dan kejujuran dalam menyanyikan lagu-lagu islami. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk berekspresi dan mengembangkan keberanian mereka sejak dini.

Hasil Kompetisi Menyanyi

Kompetisi menyanyi ini menghasilkan beberapa pemenang, dengan Juara Pertama diraih oleh Shajea Halaa dan Juara Kedua oleh Dandy Evan, keduanya berasal dari TK Al Husna 2. Juara Ketiga jatuh kepada Huiga Tanjung Ramadan dari TK Al Hidayah 2. Selain itu, penghargaan juara harapan diberikan kepada tiga peserta: Bening Humaira, Alifa Kalesya, dan Shaqila Septiana.

Pandangan Pengamat Seni

Fileski Walidha Tanjung, seorang pengamat seni dan orang tua dari peserta Huiga Tanjung Ramadan, menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran budaya di Kota Madiun. Ia berpendapat bahwa bakat tidak hanya merupakan anugerah, tetapi juga hasil dari latihan yang konsisten dengan kesabaran dan keberanian.

Pentingnya Panggung Kecil

Lomba menyanyi islami ini menunjukkan bahwa pembangunan karakter dan jiwa dapat dimulai dari panggung kecil. Anak-anak belajar mengenai nilai-nilai, keindahan, dan keberanian melalui pengalaman ini. Dari suara-suara polos mereka, harapan akan peradaban yang lebih berbudaya perlahan-lahan tumbuh.

Dewan Juri

Dewan juri yang bertugas dalam kompetisi ini terdiri dari Agus Widodo, Siswo Setyawan, dan Nugroho Budi. Penilaian peserta didasarkan pada beberapa kriteria, termasuk ketepatan nada, tempo, karakter suara, dan penghayatan lagu.

You can share this post!