ASPEK.ID, JAKARTA – Indonesia dan Australia kembali menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Hal ini ditandai dengan kunjungan kapal perang Royal Australian Navy (RAN), HMAS Toowoomba, yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 3–6 Februari 2026.
Komandan HMAS Toowoomba, Alicia Harrison, menyatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Australia dalam memperkuat kerja sama pertahanan dengan mitra regional, termasuk Indonesia, di tengah dinamika keamanan kawasan.
“Misi utama kami adalah kelanjutan keterlibatan jangka panjang dengan mitra regional di Indo-Pasifik. Ini tentang bekerja sama untuk memastikan kawasan Indo-Pasifik yang aman dan stabil,” ujar Harrison di dek kapal HMAS Toowoomba, Rabu (4/2).
Baca Juga
Komnas HAM Periksa Jenderal TNI soal Kasus Air Keras Andrie Yunus
RI Punya Platform Leasing Pesawat Pertama, Danantara Ikut Terlibat
Datangi Polda Metro, Rismon Sianipar Sepakat Damai Kasus Ijazah Jokowi
Purbaya Ungkap Isi Pertemuan di Danantara
Eks Sekretaris MA Nurhadi Dihukum 5 Tahun
Komisi II: WFH Hari Jumat Tidak Ideal, Akan Berubah Jadi Long Weekend
Advertisement. Scroll to continue reading.
Selain menegaskan komitmen strategis, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarpersonel angkatan laut kedua negara. Sejumlah agenda resmi digelar, mulai dari kunjungan TNI Angkatan Laut ke HMAS Toowoomba hingga pertukaran pengetahuan dan pengalaman operasional.
Tak hanya kegiatan formal, interaksi informal turut menjadi bagian penting dari kunjungan tersebut. Awak HMAS Toowoomba dan personel TNI AL mengikuti pertandingan olahraga persahabatan yang dinilai efektif membangun kedekatan dan kepercayaan.
“Kami juga melakukan banyak hal melalui sejumlah kegiatan resmi kemarin dan beberapa pertandingan olahraga persahabatan hari ini, yang sangat kami nikmati,” ungkap Harrison.
Dalam kesempatan yang sama, Harrison menyoroti komposisi awak kapal HMAS Toowoomba, di mana sekitar 30 persen di antaranya merupakan perempuan. Ia menegaskan bahwa Angkatan Laut Australia menerapkan prinsip kesetaraan dengan standar profesionalisme yang sama bagi seluruh personel.
“Yang saya cari dari para awak kapal dan perwira saya adalah profesionalisme, keterampilan, dan sikap hormat agar dapat menjalankan misi dengan baik,” ucap Harrison.
Kunjungan ke Indonesia ini merupakan bagian dari misi Regional Presence Deployments yang dimulai pada Februari 2026. Setelah meninggalkan Jakarta, HMAS Toowoomba dijadwalkan melanjutkan pelayaran ke kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.
Australia, menurut Harrison, berkomitmen terus memperkuat kolaborasi keamanan regional bersama negara-negara mitra di Indo-Pasifik sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan keamanan maritim kawasan.
“HMAS Toowoomba menjalani misi Regional Presence Deployments yang beroperasi di Asia Tenggara, Asia Timur, dan utara. Selanjutnya kami akan melakukan kerja sama maritim dengan Filipina,” pungkasnya. []
Komentar
Share14 Tweet9 Send Share Share3 Send
ADVERTISEMENT
Related Posts
Komnas HAM Periksa Jenderal TNI soal Kasus Air Keras Andrie Yunus
ASPEK.ID, JAKARTA - Komnas HAM telah meminta keterangan sejumlah pejabat TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie...
RI Punya Platform Leasing Pesawat Pertama, Danantara Ikut Terlibat
ASPEK.ID, JAKARTA - Indonesia mulai merambah bisnis pembiayaan pesawat melalui pembentukan platform investasi aviation leasing bernama Mandiri Aviation Leasing Fund....
Datangi Polda Metro, Rismon Sianipar Sepakat Damai Kasus Ijazah Jokowi
ASPEK.ID, JAKARTA - Rismon Hasiholan Sianipar mendatangi Polda Metro Jaya untuk menandatangani kesepakatan restorative justice (RJ) terkait kasus dugaan pencemaran...
Load More