Suara News - NEW YORK, KOMPAS.TV - Duta Besar Iran untuk PBB Amir-Saeid Iravani menegaskan serangan Amerika Serikat - Israel ke Iran merupakan kejahatan perang dan kemanusiaan.
Berbicara di Sidang Dewan Keamanan (DK) PBB, di New York, Minggu (1/3/2026) dini hari WIB, Iravani menegaskan rezim AS dan Israel telah melakukan serangan tak beralasan terhadap Iran.
Serangan AS-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) telah menimbulkan korban tewas dari rakyat sipil yang cukup banyak.
Dilaporkan korban tewas akibat serangan Iran telah bertambah menjadi 115 orang.
Bahkan serangan AS-Iran juga mengarah kepada seklah dasar putri yang membuat banyak anak-anak tewas.
“Mereka menyerang warga sipil di sejumlah kota besar di Iran, di mana jutaan orang tinggal. Hasil dari serangan ini, ratusan warga sipil terbunuh dan cedera,” ujarnya.
“Kejahatan mengerikan yang dilakukan rezim AS dan rezim Israel, yang dengan sengaja menargetkan infrastruktur sipil, mereka juga menargetkan sekolah di Minab, Provinsi Hormozgan, membunuh lebih dari 100 orang anak-anak,” tambah Iravani.
Ia pun menegaskan bahwa serangan AS-Israel bukan hanya sekadar bentuk agresi.
“Ini adalah kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan,” tuturnya.
Irawani pun menyebut apa yang dilakukan AS merupakan pola untuk mendistorsi fakta dan menyampaikan misinformasi untuk menjustifikasi agresi mencolok yang dilakukan AS dan Israel.