Suara News - Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Iran Masoud Pezeshkian kembali menyoroti tindakan Amerika Serikat yang telah memberlakukan blokade di Selat Hormuz.
Ia memperingatkan dampak yang cukup signifikan bagi perdagangan global akibat ancaman keamanan di Selat Hormuz.
Meski AS memberlakukan blokade Selat Hormuz, Iran akan selalu berupaya memastikan keamanan di kawasan.
Pezeshkian menyampaikan informasi tersebut melalui telepon dalam sebuah pembicaraan dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Keduanya diketahui membahas sejumlah perkembangan regional terbaru, negosiasi di Islamabad, hingga prospek kesepakatan gencatan senjata.
Pezeshkian menekankan bahwa pihak Iran bertindak serius dalam upaya mencapai kesepakatan negosiasi pada 11 April 2026.
Kesepakatan itu akhirnya tidak tercapai akibat tuntutan yang berlebihan dari pejabat senior AS.
Selain itu, ia juga menyebut bahwa Iran siap untuk melanjutkan kembali pembicaraan dengan Amerika Serikat.
Pezeshkian menekankan pentingnya kepatuhan prinsip dan aturan internasional yang berlaku.
Upaya itu dilakukannya guna melindungi hak-hak rakyat Iran.
Pezeshkian mengatakan kebijakan Iran didasarkan pada penguatan perdamaian, stabilitas, dan keamanan regional, serta pengembangan keterlibatan konstruktif dengan negara-negara tetangga.