Kasus Tumbler KRL Diselesaikan Melalui Mediasi, KCI Tegaskan Tidak Ada Pemecatan
Suara Utama

Kasus Tumbler KRL Diselesaikan Melalui Mediasi, KCI Tegaskan Tidak Ada Pemecatan

- Writer

- 20:14 WIB

FOTO: Proses Mediasi Argi dan Anita pada kasus tumbler di PT. Kereta Api Indonesia atau KRL (Dok. KAI/SUARA UTAMA)

A A A

SUARA UTAMA, Jakarta – Kasus hilangnya tumbler milik seorang penumpang KRL yang viral di media sosial akhirnya memasuki babak baru. PT KAI Commuter (KCI) memastikan tidak ada petugas yang dipecat, sekaligus menegaskan kembali prosedur penanganan barang hilang (lost and found) di seluruh stasiun.

Kehebohan ini bermula ketika seorang penumpang bernama Anita Dewi mengaku kehilangan tumbler merek Tuku miliknya setelah tas cooler bag yang tertinggal di KRL dikembalikan oleh petugas. Ia kemudian mengunggah keluhan tersebut ke media sosial hingga memicu viral dan ramai diperbincangkan warganet.

BACA JUGA : Jamaah Antusias Hadiri Pengajian Isra Miraj 1447 H di Masjid Arrahman Batuputih

Di tengah memanasnya isu, muncul kabar bahwa seorang petugas layanan penumpang, Argi Budiansyah, terancam diberhentikan karena dianggap bertanggung jawab atas hilangnya tumbler tersebut. Kabar ini memicu gelombang simpati publik, termasuk karangan bunga dukungan yang dikirimkan ke stasiun. Namun, pihak KCI membantah isu tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada petugas yang dipecat. Kasus sedang dievaluasi bersama mitra pengelola, dan saudara Argi tetap bekerja seperti biasa,” tegas VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda sebagaimana Redaksi Suara Utama melansir diberbagai informasi, Jum’at (28/11/2025).

BACA JUGA : Boentuka Dilanda Banjir, ASN Pendis dan Bimas Islam Kemenag TTS Beri Bantuan

Untuk meredam kegaduhan, KCI menggelar mediasi antara Anita dan Argi. Dalam pertemuan tersebut, keduanya saling memaafkan. Anita mengakui bahwa unggahannya memicu kegaduhan dan meminta maaf kepada petugas serta pihak KCI.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya. Saya dan Mas Argi sudah saling memaafkan,” ujar Anita usai mediasi.

KCI menegaskan bahwa barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab penumpang, sementara layanan lost and found hanya bersifat membantu. Meski demikian, perusahaan menyatakan akan terus meningkatkan prosedur agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

BACA JUGA : Korban Dugaan Penganiayaan Sabar Menunggu Proses Laporan Nya di Polsek Krucil.

Sementara itu, Argi dinyatakan kembali bertugas seperti biasa dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat atas profesionalismenya selama proses berlangsung.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam membawa barang pribadi di transportasi publik, sekaligus perlunya komunikasi yang lebih hati-hati di tengah era viral media sosial.

Penulis : Andre Hariyanto

Editor : Dzhafran Saif Ghozi Al - Amin

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idul Fitri 2026

Wakaperwil Suara Utama Sumbar Soroti Dugaan Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang

Prank Ulang Tahun dan Miras, Tiga Puluh Empat Hari Terjadi Dua Insiden di Gedung DPRD kabupaten Probolinggo

Menebar Kasih di Gerunggang: Saat PKK Pangkalpinang Memaknai Ramadan Lewat Kepedulian Sesama

Ratusan Santri Ponpes MAWAR Simo Karanggeneng Lamongan Demo ke Jalan Imbas Banjir Tak Kunjung Surut

Penalti Menit Akhir Yamal Selamatkan Barcelona Dari Kekalahan

Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Warga Babakan Pugung Penderita Tumor Ganas, Dorong Penanganan Cepat dan Bantuan Kemanusiaan

Bulan Puasa Diduga Konsumsi Miras di Area Gedung Dewan, Sikap MUI Kabupaten Probolinggo di Pertanyakan

Berita ini 31 kali dibaca

Tag : Berita Viral Breaking News kai KCI KRL Tumbler Tumbler Hilang

Heboh Tumbler Hilang di KRL, Penumpang & Petugas Dimediasi: KCI Pastikan Tidak Ada Pemecatan

Berita Terbaru

Artikel

Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idul Fitri 2026

Khazanah

300 Paket Takjil Dibagikan di Jalan Sam Ratulangi Bitung, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bitung Turun Langsung Sapa Warga.

Berita Utama

Wakaperwil Suara Utama Sumbar Soroti Dugaan Korupsi Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang

Nasional

Prank Ulang Tahun dan Miras, Tiga Puluh Empat Hari Terjadi Dua Insiden di Gedung DPRD kabupaten Probolinggo

Berita Utama

Menebar Kasih di Gerunggang: Saat PKK Pangkalpinang Memaknai Ramadan Lewat Kepedulian Sesama

Berita Utama

Ratusan Santri Ponpes MAWAR Simo Karanggeneng Lamongan Demo ke Jalan Imbas Banjir Tak Kunjung Surut

You can share this post!