Keluhan Warga Maluhu atas Aksi Bangunkan Sahur dengan Sound Horeg
Suara Warga

Keluhan Warga Maluhu atas Aksi Bangunkan Sahur dengan Sound Horeg

Suara News - Warga Kelurahan Maluhu, Tenggarong, mengeluhkan penggunaan sound horeg untuk membangunkan sahur yang dinilai mengganggu kenyamanan. Suara dentuman musik yang terlalu keras justru membuat sebagian warga, termasuk anak-anak, merasa terganggu saat bersiap untuk ibadah.

Awal Kejadian

Riyan, salah seorang warga Maluhu, menyampaikan bahwa tradisi membangunkan sahur dengan sound horeg sudah berlangsung setiap tahun. Namun, ia merasakan ada perubahan signifikan pada volume suara tahun ini. Riyan menjelaskan bahwa suara yang terlalu keras membuat anaknya terbangun dan merasa kaget.

Perkembangan

Keluhan ini bukan hanya dirasakan oleh Riyan, tetapi juga oleh banyak warga lainnya. Sekretaris Lurah setempat mengonfirmasi bahwa sudah banyak laporan yang masuk mengenai gangguan dari suara sound horeg. Ia juga menyampaikan agar pengelola sound horeg memperhatikan keluhan warga. Meskipun warga Maluhu telah memiliki kesepakatan mengenai batas volume suara saat membangunkan sahur, muncul masalah ketika rombongan sound horeg dari wilayah lain memasuki lingkungan mereka dengan suara yang sangat keras.

Kondisi Terakhir

Warga Maluhu berharap ada ketegasan dalam penegakan aturan mengenai penggunaan sound horeg, agar tradisi membangunkan sahur dapat berlangsung tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat sekitar.

You can share this post!