- Penulis
- 22:04 WIB
A A A
Jakarta, Oktober 2025 —
Dunia siber Indonesia kembali menjadi sorotan setelah muncul kembali aktivitas yang dikaitkan dengan hacker beralias “Bjorka”, sosok yang sebelumnya dikenal karena membocorkan data milik lembaga pemerintah dan masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak awal kemunculannya pada tahun 2022, Bjorka telah beberapa kali mengunggah dan memperjualbelikan data pribadi serta dokumen yang disebut berasal dari sistem pemerintah di berbagai platform daring. Di antaranya adalah data yang diklaim milik KPU, Polri, serta sejumlah lembaga pemerintahan lainnya.
BACA JUGA : Anggaran DD Tahun 2026 di Pangkas, Citra Kades di Pertaruhkan dan Siap Menjadi Cibiran Warganya
Pihak kepolisian melalui Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menyatakan bahwa mereka telah menangkap seorang pria berinisial WFT (22 tahun) di Madiun, Jawa Timur, yang diduga terlibat dalam aktivitas digital tersebut. Namun, aparat menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan langsung dan identitas asli dari sosok “Bjorka”.
Menurut pengamat keamanan siber, kasus ini menunjukkan celah besar dalam sistem perlindungan data nasional dan menegaskan pentingnya penerapan keamanan siber terintegrasi di setiap institusi publik dan swasta.
BACA JUGA : Media Suara Utama Buka Kesempatan Bergabung bagi Jurnalis dan Kontributor di Seluruh Indonesia
> “Insiden seperti ini menjadi peringatan agar pemerintah dan seluruh pemilik data memperkuat sistem keamanan, terutama enkripsi, audit akses, dan tata kelola informasi digital,” ujar salah satu analis keamanan digital dari komunitas keamanan nasional.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak menyebarluaskan data yang diperoleh secara ilegal dan tetap berhati-hati terhadap informasi pribadi yang diminta pihak tidak dikenal.
BACA JUGA : PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?
Hingga kini, belum ada bukti kuat mengenai lokasi atau jaringan pasti di balik identitas “Bjorka”, namun aparat memastikan langkah-langkah hukum dan forensik digital terus dilakukan.
—
Catatan Redaksi:
Rilisan ini berdasarkan data faktual dari hasil liputan berbagai sumber resmi seperti Kepolisian RI, BSSN, Kominfo, dan laporan media nasional (Kompas, Detik, CNN Indonesia, serta CNBC Indonesia) per Oktober 2025.
Penulis : Ziqro Fernando
Editor : Ziqro Fernando
Berita Terkait
Toleransi Nyata di Hari Raya, YNCI Bitung Chapter Lintas Agama Amankan Sholat Idul Fitri
Ustadz Drs. H. Mahmudin Ahmad, M.Pd.: Idul Fitri Sebagai Hari Kemenangan dan Pemaafan
Dari Mimbar Idul Fitri di Bitung, Ustaz Rafiq Serukan Hapus Dendam dan Tebar Kasih Sayang
Prabowo Klarifikasi Dana Board of Peace
Trump Sebut NATO Pengecut
Pesta Kembang Api di Langit Malindo Di Malam Takbiran Idul Fitri 1947 H.
Hak Jawab Pertamina Patra Niaga atas Pemberitaan LPG di Probolinggo
Idulfitri 1447 H, Pimpinan Umum Andre Hariyanto Ajak Perkuat Muhasabah dan Silaturahmi
Berita ini 55 kali dibaca
Berita Terbaru
Nasional
Toleransi Nyata di Hari Raya, YNCI Bitung Chapter Lintas Agama Amankan Sholat Idul Fitri
Berita Utama
Ustadz Drs. H. Mahmudin Ahmad, M.Pd.: Idul Fitri Sebagai Hari Kemenangan dan Pemaafan
Nasional
Dari Mimbar Idul Fitri di Bitung, Ustaz Rafiq Serukan Hapus Dendam dan Tebar Kasih Sayang
Berita Utama
Prabowo Klarifikasi Dana Board of Peace
Berita Utama
Trump Sebut NATO Pengecut
Berita Utama
Pesta Kembang Api di Langit Malindo Di Malam Takbiran Idul Fitri 1947 H.