Kemenhut Tegaskan Aktivitas Wisata di Taman Nasional Bali Barat Sesuai Regulasi
Denyut Publik

Kemenhut Tegaskan Aktivitas Wisata di Taman Nasional Bali Barat Sesuai Regulasi

JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengklarifikasi spekulasi mengenai aktivitas wisata di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Dalam penjelasannya, Kemenhut menegaskan bahwa kegiatan pariwisata di kawasan tersebut telah memenuhi semua ketentuan yang berlaku dan tidak melanggar aturan zonasi yang ada.

Kemenhut menyatakan bahwa pengelolaan TNBB dilakukan secara legal dan terencana, dengan semua aktivitas terlokalisasi dalam zona pemanfaatan yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan ekosistem dan pemanfaatan jasa lingkungan.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, menegaskan pentingnya pengawasan dan pengelolaan yang ketat di kawasan TNBB. Setiap kegiatan yang berlangsung telah mendapatkan izin lengkap, termasuk dokumen persetujuan lingkungan, yang merupakan syarat penting untuk pembangunan berkelanjutan.

“Eksistensi Taman Nasional Bali Barat memiliki fungsi ekologis yang vital. Oleh karena itu, setiap pemanfaatan harus melalui proses perizinan yang ketat dan berlandaskan pada zonasi yang jelas,” ujar Ristianto dalam siaran persnya.

Pemerintah juga menekankan komitmennya untuk menjaga keanekaragaman hayati di wilayah tersebut, dengan memastikan bahwa kegiatan pariwisata tidak akan merusak habitat satwa maupun ekosistem pesisir. Pengawasan di lapangan dilakukan secara simultan untuk menjamin integritas kawasan konservasi tetap terjaga.

Ristianto menambahkan, pengelolaan TNBB akan tetap mematuhi prinsip kehati-hatian untuk memastikan bahwa nilai ekonomi yang dihasilkan dari jasa lingkungan tidak membahayakan ekosistem. “Kami berkomitmen untuk menjaga agar pemanfaatan wisata alam di TNBB tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga tetap menjaga keutuhan ekosistem,” ujarnya.

Di akhir penjelasannya, Kemenhut menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan TNBB, demi memastikan manfaat kawasan konservasi dapat dirasakan oleh masyarakat tanpa mengurangi fungsi utamanya sebagai benteng perlindungan alam.

You can share this post!