Suara News - Warga Cilandak, Jakarta Selatan, mengungkapkan keresahan akibat kebisingan dari lapangan Padel yang beroperasi dari pagi hingga tengah malam. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, berjanji akan mengambil langkah tegas terhadap lapangan yang tidak memiliki izin dan mengganggu ketertiban umum.
Keresahan ini bermula dari keluhan warga yang merasa terganggu oleh suara benturan bola Padel yang terus menerus, seperti yang disampaikan oleh seorang pengguna media sosial dengan akun @idhm. Ia menyatakan bahwa kebisingan tersebut berlangsung dari jam 6 pagi hingga jam 12 malam, menyebabkan gangguan bagi penduduk setempat.
Menanggapi masalah ini, Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa kenyamanan warga adalah prioritas dan tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan bisnis olahraga. Ia telah meminta dinas terkait untuk mengawasi masalah ini dan merencanakan pembahasan khusus untuk menentukan lapangan-lapangan yang bermasalah dari segi hukum dan etika lingkungan. Gubernur juga menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap lapangan yang tidak memenuhi persyaratan izin dan mengganggu ketertiban umum.
Situasi ini membuka diskusi lebih luas mengenai perizinan usaha di lahan pemukiman Jakarta. Beberapa pengelola lapangan Padel di wilayah lain mulai melakukan penyesuaian, seperti memasang peredam suara dan membatasi jam operasional, untuk menghindari masalah serupa dengan lapangan di Cilandak yang terancam segel.