KOMPASS Gelar Pemaparan Program Kerja untuk 45 Mahasiswa Papua di Sumatera
Sumber Foto: Suara Utama ID
Suara Utama

KOMPASS Gelar Pemaparan Program Kerja untuk 45 Mahasiswa Papua di Sumatera

Suara News - BPP KOMPASS Paparkan Program Kerja, 45 Mahasiswa Papua Se-Sumatera Hadir

SUARAUTAMA,Dogiyai- Badan Pengurus Pusat (BPP) KOMPASS menggelar kegiatan pemaparan program kerja secara daring pada Jumat malam (27/2) pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 45 mahasiswa Papua yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Sumatera.

Dari sekitar 300 mahasiswa Papua yang berada di Sumatera, peserta yang hadir dalam forum tersebut dinilai mewakili semangat konsolidasi dan komitmen organisasi dalam memperkuat arah gerakan mahasiswa Papua di tanah rantau.

Ketua kompass, Anderian Kamo di hubungi melalui WA kepada media kami SUARAUTAMA.ID. pada Sabtu (28/2) sore.

Ketua KOMPASS, Anderian Kamo, dalam sambutannya menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar agenda pemaparan teknis program kerja, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi organisasi.

“Hari ini saya tidak ingin berbicara panjang tentang program kerja. Saya ingin berbicara tentang sesuatu yang lebih dalam tentang siapa kita dan ke mana kita mau melangkah,”ungkap Kamo.

Ia menekankan bahwa KOMPASS harus menjadi organisasi yang memiliki arah dan nilai yang kuat,ujarnya.

“KOMPASS adalah arah. Kalau kompas rusak, kapal tersesat. Kalau nilai kita rusak, organisasi kehilangan makna,” tegasnya.

BACA JUGA : Hantavirus Masuk Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dan 3 Orang Dilaporkan Meninggal

Dalam pemaparan tersebut, BPP menyampaikan sejumlah fokus utama, di antaranya penguatan sumber daya manusia (SDM), konsolidasi internal, serta pengembangan kegiatan intelektual dan budaya sebagai fondasi pembinaan kader.

Sekretaris Jenderal, Evelin Christiani Rumaikewi, mengingatkan bahwa program kerja yang telah disusun harus diiringi dengan pelaksanaan yang konsisten.

“Kalau program hanya berhenti di slide presentasi, ia hanya menjadi dokumen. Kalau tidak dijaga bersama, ia menjadi arsip, bukan gerakan,” katanya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan, pertanyaan, serta masukan dari peserta forum. Hal tersebut menunjukkan adanya partisipasi aktif dan komitmen kolektif dalam membangun organisasi.

BACA JUGA : Sekira 230 Peserta Calon Relawan SPPG Karanggeger Pajarakan 03 Ikuti Tes Interview

Di akhir kegiatan, ditegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh seberapa baik perencanaan disusun, melainkan oleh konsistensi dalam menjalankan program secara nyata.

“KOMPASS bukan hanya rencana. KOMPASS adalah aksi,” pungkas Ketua KOMPASS sebelum menutup forum.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat konsolidasi mahasiswa Papua di Sumatera serta mendorong implementasi program kerja yang terarah dan berkelanjutan, tutupnya Kamo.

Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terbaru

Nasional

Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Nasional

Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian

Berita Utama

Sorotan untuk Kopdes

Advertorial

Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia

Olahraga

Olahraga Pagi Perkuat Soliditas Personel Polres Gowa

Nasional

Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal