Papua Connection Serukan Perdamaian, Tolak Kekerasan KKB
Sosial

Papua Connection Serukan Perdamaian, Tolak Kekerasan KKB

Suara News - Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah dinamika keamanan di Tanah Papua, forum kebangsaan Papua Connection angkat suara keras. Mereka mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga sipil dan menegaskan bahwa suara kemanusiaan tidak boleh kalah oleh teror bersenjata.

Dialog kebangsaan soroti dampak konflik

Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan aktivis asal Papua menggelar dialog bertajuk Merawat Kemanusiaan, Membangun Harapan di Tanah Papua. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum deklarasi Papua Connection sebagai wadah kolaborasi lintas elemen.

Forum menyoroti bahwa guru, tenaga kesehatan, dan pekerja sipil masih menjadi kelompok paling rentan dalam eskalasi konflik di wilayah Papua

Papua Connection kecam keras aksi KKB

Inisiator sekaligus deklarator Papua Connection, Charles Kossay, menyampaikan kecaman tegas terhadap kekerasan yang terus menimpa masyarakat sipil.

“ Kami mengutuk keras kekejaman KKB terhadap warga sipil. Kekerasan terhadap guru, tenaga kesehatan, dan masyarakat tidak bersenjata adalah tindakan biadab dan merupakan teror kemanusiaan yang sama sekali tidak dapat dibenarkan,” tegas Charles.

Ia menekankan bahwa para guru dan tenaga kesehatan datang ke Papua membawa misi kemanusiaan, sehingga keselamatan mereka wajib dijaga oleh semua pihak.

Papua butuh ketenangan, bukan teror

Menurut Charles, pembangunan di Papua tidak akan berjalan optimal selama masyarakat hidup dalam bayang-bayang ketakutan.

“ Papua membutuhkan ketenangan, bukan teror. Pembangunan tidak akan pernah tumbuh di atas ketakutan. Karena itu, kekerasan harus dihentikan,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia tersebut.

Waspada disinformasi dan provokasi identitas

Selain isu kekerasan bersenjata, forum juga menyoroti maraknya disinformasi dan provokasi yang dinilai memperkeruh situasi di Papua.

Charles mengingatkan bahwa narasi yang mengatasnamakan identitas tertentu—termasuk unsur keagamaan—berpotensi memecah persatuan masyarakat.

“ Kami mengajak masyarakat Papua untuk tidak terhasut oleh provokasi apa pun. Kedamaian dan persatuan adalah kunci agar pembangunan di Tanah Papua dapat berjalan sesuai harapan bersama,” pungkasnya.

Melalui deklarasi ini, Papua Connection berharap semua pihak mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan dialog damai.

You can share this post!