Pasokan Solar Dukung Aktivitas PETI di Merangin, Aparat Diminta Bertindak
Suara Utama

Pasokan Solar Dukung Aktivitas PETI di Merangin, Aparat Diminta Bertindak

Suara News - A A A

SUARA UTAMA,Merangin – Maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Tabir Barat dan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, kian menjadi sorotan tajam. Aktivitas ilegal yang merusak lingkungan itu diduga tidak akan bisa berjalan masif tanpa adanya pasokan BBM jenis solar yang terus mengalir deras ke lokasi tambang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, sejumlah kendaraan terlihat rutin memasok BBM jenis solar ke wilayah penambangan emas ilegal tersebut. Pasokan ini disebut menjadi “urat nadi” yang menghidupkan puluhan alat berat excavator yang bekerja tanpa henti di kawasan itu.

Seorang warga setempat yang ditemui media ini di kawasan Simpang Seling, yang namanya enggan dipublikasikan, mengungkapkan bahwa aktivitas PETI di Tabir Barat dan Tabir Ulu tidak bisa dilepaskan dari suplai solar yang masuk secara terang-terangan.

BACA JUGA : Diduga Gudang Solar Skala Besar Milik Budi Beroperasi di Desa Birun, APH Diminta Turun Tangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya Bang, maraknya PETI di Tabir Ulu dan Tabir Barat itu tidak lepas dari pasokan solar. Itu bukan hal tabu lagi. Saya lihat sendiri mobil tangki sering berhenti di Simpang Seling, lalu banyak juga pick up bawa galon-galon solar masuk ke dalam lokasi PETI,” ungkap warga.

Menurutnya, BBM tersebut didatangkan dari luar daerah Kabupaten Merangin dan disuplai khusus untuk menunjang aktivitas tambang emas ilegal yang kini semakin merajalela.

BACA JUGA : Berau Cerdas dipastikan tetap berjalan meski Pemerintah Kabupaten Berau tengah menghadapi efisiensi anggaran.

“Silakan cek saja di wilayah itu. Puluhan alat berat bisa dilihat dengan kasat mata. Tidak perlu jauh-jauh masuk ke dalam, dari pinggir jalan saja sudah nampak excavator bekerja,” tambahnya.

Ironisnya, aktivitas penyuplai BBM ini seolah berjalan tanpa hambatan, meski jelas-jelas bertentangan dengan aturan dan memperkuat praktik ilegal yang merusak lingkungan serta mengancam keselamatan masyarakat.

Warga pun mempertanyakan ketegasan aparat penegak hukum yang dinilai lemah dalam menindak para pelaku penyuplai BBM ke lokasi tambang ilegal tersebut.

“Kalau alat berat bisa hidup terus, berarti solar masuk terus. Pertanyaannya, aparat kemana? Masa aktivitas seterang-terangan ini dibiarkan?” sindir warga dengan nada kecewa.

Terpantau dalam beberapa pekan terakhir, bahkan ada kendaraan tangki yang diduga membawa solar industri masuk ke kawasan Tabir Ulu dan Tabir Barat. Kondisi ini semakin menambah tanda tanya besar di tengah masyarakat: apakah ada pembiaran atau justru permainan yang membuat bisnis solar ilegal ini begitu bebas?

BACA JUGA : PETI Excavator Diduga Milik Juri di Lubuk Beringin Tuai Kecaman, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan

Masyarakat mendesak pihak Kepolisian, khususnya Polda Jambi, agar segera turun tangan dan tidak hanya fokus pada pekerja tambang di lapangan, namun juga menindak tegas para pemasok BBM yang menjadi aktor penting di balik hidupnya aktivitas PETI.

Sebab, selama pasokan solar terus mengalir tanpa tindakan, maka pemberantasan PETI hanya akan menjadi slogan kosong tanpa ujung.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!

Berita ini 53 kali dibaca

Tag : KAPOLDA JAMBI

Berita Terbaru

Berita Utama

Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.

Nasional

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Nasional

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Berita Utama

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Nasional

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Berita Utama

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

You can share this post!