Pemkot Bandung Kolaborasi dengan Ulama Tangani Kesehatan Mental Pelajar
Sumber Foto: Kabar Kuningan
Nasional

Pemkot Bandung Kolaborasi dengan Ulama Tangani Kesehatan Mental Pelajar

Suara News - ‎

KABAR KUNINGAN (BANDUNG) - Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkuat sinergi antara umaro (pemerintah) dan ulama melalui pertemuan hangat di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 14 Maret 2026. Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan langkah konkret untuk membangun fondasi karakter warga Kota Kembang yang lebih tangguh di masa depan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa kolaborasi antara pemimpin dan tokoh agama adalah elemen vital dalam menjaga stabilitas kota. Menurutnya, pembangunan sebuah kota tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik seperti infrastruktur, tetapi harus menyentuh sisi batiniah dan karakter masyarakatnya.

Salah satu poin krusial yang diangkat dalam pertemuan ini adalah kondisi kesehatan mental generasi muda. Farhan memaparkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bandung yang menunjukkan ribuan pelajar di Kota Bandung saat ini mengalami gangguan kesehatan mental dalam berbagai tingkatan. Hal inilah yang mendorong pemerintah untuk mengajak para ulama, pengasuh pesantren, dan pembina majelis taklim untuk turun tangan dalam pembinaan moral.

Farhan berharap para tokoh agama dapat membantu memberikan edukasi dan pendampingan karakter bagi para pemuda. Melalui pendekatan spiritual yang menyejukkan, diharapkan masalah kesehatan mental di kalangan pelajar dapat ditekan dan ditangani secara lebih humanis.

Selain isu sosial, Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali aktivitas di Masjid Agung Bandung. Sebagai masjid wakaf yang menjadi milik seluruh umat Islam di Kota Bandung, ia mempersilakan majelis taklim dan pesantren untuk menyelenggarakan berbagai kajian keagamaan di sana. Ia meyakini bahwa ketika masjid makmur dengan kegiatan positif, pemerintah akan lebih mudah memberikan perhatian pada perbaikan dan peningkatan fasilitas di sekitarnya.

Kegiatan silaturahmi ini diikuti oleh sekitar 1.250 peserta yang terdiri dari jajaran Forkopimda Kota Bandung, pimpinan perangkat daerah, Kementerian Agama, hingga para ketua organisasi kemasyarakatan Islam. Melalui kebersamaan ini, diharapkan hubungan antara ulama dan pemerintah semakin erat, menciptakan Kota Bandung yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga unggul, amanah, dan agamis.(At/Job)***