Peran Perguruan Tinggi dalam Menanggapi Isu Geopolitik Global Ditekankan Prof Hambali Thalib
Sumber Foto: Tribun-timur.com
Nasional

Peran Perguruan Tinggi dalam Menanggapi Isu Geopolitik Global Ditekankan Prof Hambali Thalib

Suara News - TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Hambali Thalib, menegaskan pentingnya peran kalangan intelektual dan perguruan tinggi dalam mengkaji dinamika geopolitik global, khususnya yang berkaitan dengan dunia Islam.

Hal tersebut disampaikan Prof Hambali Thalib saat memberikan sambutan pada Dialog Nasional bertajuk “Peta Geopolitik Dunia Islam: Konflik AS–Israel vs Iran dan Implikasinya” di Aula Lantai 3 Pascasarjana UMI, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Jumat (13/3/2026).

Dialog nasional ini dihadirkan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerja sama dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Forum Dosen Tribun Timur.

Prof Hambali Thalib menyampaikan ICMI sebagai organisasi cendekiawan Muslim memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran dalam merespons isu-isu strategis global.

Hal yang sama juga menjadi tanggung jawab perguruan tinggi Islam seperti kampus UMI.

“ICMI sebagai organisasi Muslim memang harus mengambil peran. Demikian pula UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah tentu harus turut mengambil peran. Oleh karena itu, ketika ditawari untuk terlibat dalam kegiatan ini, saya langsung menyatakan kesiapan,” jelasnya.

Menurut Prof Hambali, persoalan yang dibahas dalam dialog ini tidak hanya menyangkut aspek hukum nasional.

Tetapi juga berkaitan erat dengan dinamika hukum dan politik internasional.

Ia menjelaskan bahwa diskursus mengenai konflik global dan geopolitik seringkali memunculkan berbagai pandangan yang beragam di kalangan para ahli.

“Kita melihat banyak pro dan kontra di kalangan para ahli. Di satu sisi kondisi ini bisa menjadi kekuatan, tetapi di sisi lain juga bisa menjadi kelemahan. Karena itu Alhamdulillah ICMI dapat berkontribusi melalui berbagai forum diskusi seperti ini,” katanya.

Prof Hambali juga menegaskan bahwa UMI selalu membuka diri untuk menjadi tuan rumah kegiatan-kegiatan diskusi ilmiah, khususnya yang membahas persoalan strategis dunia.

“UMI sendiri setiap saat siap menjadi tuan rumah untuk kegiatan-kegiatan diskusi ilmiah semacam ini,” tambahnya.

Guru Besar Fakultas Hukum UMI ini juga menekankan bahwa geopolitik merupakan bidang ilmu yang terbuka untuk dikaji dari berbagai perspektif berdasarkan kondisi objektif yang terjadi di dunia.

Menurutnya, pemahaman terhadap geopolitik menjadi penting karena berkaitan langsung dengan posisi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kemerdekaan dan kedaulatan negara.

“Kita melihat bagaimana negara-negara besar seperti Amerika dengan kekuatan super power-nya dapat dengan mudah menyatakan berbagai sikap dan kebijakan di tingkat internasional. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.