Pengajian Isra Miraj 1447 H di Masjid Arrahman Batuputih Dihadiri Jamaah Antusias
Suara Utama

Pengajian Isra Miraj 1447 H di Masjid Arrahman Batuputih Dihadiri Jamaah Antusias

- Penulis

- 15:07 WIB

Makan bersama usai Pengajian Isra Miraj di serambi Masjid Arrahman Batuputih usai salat Jumat berjamaah (Muhazir Syukur/SUARA UTAMA)

A A A

SUARA UTAMA, Timor Tengah Selatan – Jamaah antusias mengikuti kegiatan Pengajian Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dilaksanakan di Masjid Arrahman Batuputih, Desa Oebobo, Kec. Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Acara tersebut dilaksanakan usai salat Jumat berjamaah di Masjid dengan menghadirkan pembicara Ustadz M. Irfanuddin Luqman yang juga sebagai khotib salat Jumat.

Biasanya kegiatan Isra Miraj dilaksanakan malam hari, namun untuk Masjid Arrahman yang memiliki jamaah dari berbagai lokasi yang jauh, seperti lokasi dengan jarak 5 km, 10 km, dan 20 km.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga dilaksanakan ketika hari Jumat, usai melaksanakan salat Jumat agar memudahkan jamaah dalam menghadiri kegiatan, yaitu salat Jumat langsung dilanjutkan dengan pengajian.

BACA JUGA : Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat 20 Maret 2026

Jamaah yang hadir berasal dari beberapa kecamatan, seperti Kec. Batuputih, Kec. Amanuban Selatan, Kec. Mollo Selatan, hingga dari Kec. Takari yang juga sedang melaksanakan kegiatan di Masjid Arrahman.

“Terima kasih atas keterlibatan semua tim yang sudah menyukseskan acara ini, di mana menyiapkan segalanya demi terselenggaranya kegiatan pengajian Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H,” kata Muhammad Ilyas selaku Pengurus Masjid sekaligus Imam di Masjid Arrahman Batuputih pada Jumat (16/01/2026).

Kisah Isra Miraj Rasulullah

Sementara itu, Ustadz M. Irfanuddin Luqman dalam materi yang disampaikan membahas tentang kisah Isra Miraj yang dimulai dengan ujian bertubi-tubi yang dialami oleh Nabi Muhammad.

BACA JUGA : Pengajian dan Bazar Ramadhan 1447 H: Semangat Berbagi Menggema dari Padukuhan Sumbergamol

Ujian dimulai dengan tahun kesedihan (Amul Huzni) yaitu wafatnya istri beliau Khadijah Binti Khuwailid dan juga pamannya Abu Thalib yang selama ini menjadi pendukung dalam dakwahnya.

Selain itu, ada juga penolakan kaum Qurasiy terhadap dakwah Nabi termasuk boikot bahkan siksaan fisik.

“Periode ini merupakan ujian yang paling berat bagi Nabi Muhammad SAW. hanya bisa diatasi dengan ketabahan dan tentunya dukungan dari Allah SWT. yang kemudian Allah anugerahkan mukjizat Isra Miraj sebagai penghiburnya,” lanjutnya.

Ustadz Irfanuddin juga menyinggung tentang kondisi Isra Miraj yang sekiranya kita hidup di zaman Nabi, maka bisa jadi kita juga menjadi bagian dari orang-orang yang meragukan peristiwa tersebut, karena peristiwa itu di luar logika manusia.

BACA JUGA : Polres Probolinggo Siapkan Pos Pelayanan di Exit Tol Ruas Tol Prosiwangi

“Waktu itu orang-orang mencemooh Nabi Muhammad atas peristiwa tersebut, akan tetapi reaksi Abu Bakar menyatakan bahwa jika Nabi Muhammad berkata demikian, maka itu adalah benar, karena beliau adalah orang yang jujur dan amanah. Atas dasar itulah beliau diberi gelar Ash Shiddiq, karena pembenaran total terhadap peristiwa Isra Miraj,” tutupnya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama persiapan menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan.

Lalu, dilanjutkan dengan makan bersama dengan semua jamaah di serambi Masjid dengan aneka menu lokal yang memang dibawa oleh ibu-ibu Majelis Taklim Arrahman Batuputih.

Penulis : Muhazir Syukur

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Mampukah Meja Bundar Kraton Melahirkan Solusi Permanen

Pengurus LDTQN dan IBU BELA Palangkaraya Gelar Manaqib di Yayasan Al-Qonita

Kepengurusan Karang Taruna Pandeglang 2025–2030 Sah, Siap Rumuskan Agenda Strategis Daerah

Pimpin Apel Pasca-Lebaran, Wali Kota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru dan Terapkan WFH Bergilir

Langkah Percepat Penggantian Direktur Utama Bank kaltimtara, Padahal Masa Jabatan Masih Ada.

Jalan Hancur Bak Kubangan Gajah, Warga Margo Tabir Sindir Keras Pemerintah: “Jangan Tutup Mata!”

Warga Dusun Tempur RT 15 Kepanjen Malang Keluhkan Proyek Penggalian Pipa, Air PDAM Mati hingga Malam

Nasabah, Diduga Menjadi Korban Penyalahgunaan Oknum Pegawai, Bank.

Berita ini 68 kali dibaca

Tag : Batuputih Breaking News Ceramah Ceramah Isra Miraj Isra Mi’raj Kisah Isra Miraj Masjid Arrahman Batuputih Timur Tengah Selatan

Berita Terbaru

Berita Utama

Mampukah Meja Bundar Kraton Melahirkan Solusi Permanen

Berita Utama

Pengurus LDTQN dan IBU BELA Palangkaraya Gelar Manaqib di Yayasan Al-Qonita

Berita Utama

Kepengurusan Karang Taruna Pandeglang 2025–2030 Sah, Siap Rumuskan Agenda Strategis Daerah

Berita Utama

Pimpin Apel Pasca-Lebaran, Wali Kota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru dan Terapkan WFH Bergilir

Berita Utama

Langkah Percepat Penggantian Direktur Utama Bank kaltimtara, Padahal Masa Jabatan Masih Ada.

Berita Utama

Jalan Hancur Bak Kubangan Gajah, Warga Margo Tabir Sindir Keras Pemerintah: “Jangan Tutup Mata!”

You can share this post!