PHI dan SKK Migas Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasi Migas di Kalsul
Internasional

PHI dan SKK Migas Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasi Migas di Kalsul

Perwakilan PT Pertamina Hulu Indonesia, SKK Migas Wilayah Kalimantan–Sulawesi, serta instansi terkait berfoto bersama pada pelaksanaan Joint Readiness Exercise di Balikpapan.

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Dua anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), yakni PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Eni Muara Bakau B.V. (ENI) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Joint Readiness Exercise SKK Migas Wilayah Kalimantan–Sulawesi di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 26–27 November 2025.

Program latihan yang dikoordinasi oleh SKK Migas Wilayah Kalimantan–Sulawesi (Kalsul) ini diikuti oleh 13 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Wilayah Kalimantan dan Sulawesi dengan jumlah peserta mencapai 80 orang.

Baca Juga

Kementerian ATR/BPN Dukung Ketahanan Energi Nasional Melalui Penyediaan Lahan dan Tata Ruang

Mudik Lebaran Lebih Tenang, PLN Bagikan Tips Amankan Listrik Rumah Saat Ditinggal

Pertamina RU Balikpapan dan PWP Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Sekitar Terminal Lawe-Lawe PPU

Eratkan Kebersamaan di Bulan Penuh Berkah, Pertamina RU Balikpapan Gelar Buka Puasa Bersama Mitra Binaan

Latihan kesiapsiagaan kali ini mengangkat tema “Stronger Synergy, Greater Collaboration” yang dirancang untuk menjadi tempat berbagi informasi dan sinergi. Kegiatan ini pun diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat harmonisasi respons lintas perusahaan, lintas fungsi, dan lintas instansi dalam mendukung kesiapsiagaan operasi hulu migas dalam penanggulangan keadaan darurat.

Turut hadir perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (KPLP), Direktorat Polisi Air dan Udara Kepolisian Daerah (Ditpolairud Polda) Kalimantan Timur, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Dinas Lingkungan Hidup, hingga jajaran SKK Migas Kalsul. Para peserta berdiskusi untuk menyatukan pemahaman agar setiap keputusan di situasi darurat dapat dieksekusi secara cepat, terukur, dan terkoordinasi.

Kepala Departemen Operasi SKK Migas Kalsul, Dedy Hidayat, menegaskan pesan penting dalam penanganan darurat. “Alat canggih tidak akan berarti tanpa koordinasi, kecepatan, kejelasan komunikasi, dan kesiapan bersama adalah fondasi yang menyelamatkan,” tuturnya.

Sebagai peserta, para perwakilan KKKS mendapatkan materi teknis manajemen insiden, komunikasi krisis, pembagian struktur komando, hingga praktik koordinasi lintas lembaga dengan menggunakan pendekatan Incident Command System (ICS). Fokus utama dalam forum ini adalah table-top drill yang didesain menyerupai insiden nyata di lapangan migas yang mencakup kegiatan Tim Teknis dan Tim Komunikasi.

Dalam kegiatan table-top drilll, Tim Teknis diperlihatkan proyeksi peta lapangan yang berubah warna sesuai eskalasi dan pergerakan status sumber daya. Tim Teknis harus mengambil keputusan yang tepat dan terukur untuk penanganan insiden dengan waktu yang terus berjalan.

Kegiatan itu berjalan secara paralel dengan Tim Komunikasi yang disimulasikan berhadapan dengan skenario tekanan dari media dan pengambil kebijakan (regulator).

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menyampaikan keyakinan Perusahaan bahwa kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan, seperti SKK Migas, KKKS, pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam memelihara keamanan dan keselamatan operasi hulu migas sebagai obvitnas guna mendukung keberlanjutan produksi migas nasional.

”Kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan sangat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan operasi hulu migas guna mendukung keberlanjutan produksi migas dan ketahanan energi nasional,” ungkapnya.

Dony menegaskan bahwa Forum Joint Readiness Exercise SKK Migas – KKKS Wilayah Kalsul tahun ini menjadi sarana untuk terus memperkuat ekosistem kesiapsiagaan energi nasional.

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9 dan Zona 10 sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Pada 2024, PHI mencatatkan produksi minyak dan gas bumi sebesar 58,4 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 621,2 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Dalam mencapai visinya menjadi perusahaan migas kelas dunia, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya bekerja sama dengan SKK Migas menjalankan operasi hulu migas yang selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan produksi migas nasional dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. PHI berkantor pusat di Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang PHI tersedia di https://phi.pertamina.com.(**)

Tags: Eni Muara Bakau B.V. (ENI) Joint Readiness Exercise Keamanan Energi Nasional Pertamina Pertamina hulu Indonesia Pertamina Hulu Kalimantan Pertamina Hulu Mahakam Pertamina Regional 3 Zona 10 SKK Migas Wilayah Kalimantan–Sulawesi (Kalsul)

Berita Lainnya

Energi

Kementerian ATR/BPN Dukung Ketahanan Energi Nasional Melalui Penyediaan Lahan dan Tata Ruang

13 Maret 2026 22:46

Daerah

Mudik Lebaran Lebih Tenang, PLN Bagikan Tips Amankan Listrik Rumah Saat Ditinggal

13 Maret 2026 13:42

Energi

Pertamina RU Balikpapan dan PWP Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Sekitar Terminal Lawe-Lawe PPU

12 Maret 2026 21:02

Energi

Eratkan Kebersamaan di Bulan Penuh Berkah, Pertamina RU Balikpapan Gelar Buka Puasa Bersama Mitra Binaan

12 Maret 2026 12:46

Energi

Pertamina EP Tanjung Field Perkuat Sinergi dengan Pemkab Tabalong di Momen Ramadan

12 Maret 2026 07:45

Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Gelar BEDUK Ramadan, Rangkul UMKM dan Santri

10 Maret 2026 20:01

Discussion about this post

You can share this post!