Suara News - PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Wapres ke-6 RI, Try Sutrisno, yang tutup usia pada Senin, 2 Maret 2026. Ia mengaku sangat kehilangan sosok Try Sutrisno yang telah dikenalnya sejak pertengahan 1990-an.
“Saya sebagai pribadi yang mengenal dekat lama dengan Pak Try Sutrisno, tentunya merasa kehilangan,” ucapnya di rumah duka, Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2026.
Pramono menyebut, Try Sutrisno adalah figur bapak bangsa yang mampu merangkul semua kalangan. Ia menilai almarhum sebagai sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara hingga akhir hayat.
“Beliau ini adalah sosok bapak bangsa yang merangkul semua orang. Saya mengenal beliau dari tahun sekitar 1995, jadi mengenalnya cukup lama sekali,” tutur Pramono.
“Dan kita semua kehilangan orang yang sampai akhir hayatnya mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Kita semua pasti kehilangan Pak Try Sutrisno,” ucapnya melanjutkan.
Konsisten Jaga Pancasila dan Konstitusi
Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan, pertemuan terakhirnya dengan Try Sutrisno terjadi sekitar lima hingga enam bulan lalu. Saat itu, almarhum masih aktif dalam kegiatan di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Beliau kalau urusan Pancasila kemudian konstitusi, itu selalu dipegang teguh,” kata Pramono.
dari tokoh lainnya.