Suara News - A A A
SUARA UTAMA, Probolinggo- Menanggapi viral nya Sepeda motor Scoopy Nopol N 3989 MO yang raib di area parkir Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo Jawa Timur pada tanggal 21 Januari 2026. Publik mempertanyakan tanggung jawab oknum kepala Dinas sebagai pimpinan tertinggi di Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo. 09/03/2026.
Menanggapi raib nya sepeda motor Scoopy milik warga pesawahan kecamatan Tiris yang berprofesi sebagai guru PAUD. Warga kabupaten Probolinggo “Ahmadi” yang mengaku dirinya sebagai wali murid dan pedagang sayur. Ia mempertanyakan tanggung jawab oknum dinas pendidikan kabupaten Probolinggo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Area parkir itu milik Dinas, milik pemerintah, yang segala sesuatunya, sekecil apapun dinas terkait wajib bertanggung jawab. Jangan sampai ada kata “Apes”. Sepeda itu bukan parkir di pinggir sawah. Kalau parkir di pinggir sawah wajar ada kata “Apes” ini Parkir di area kantor dinas lho. “Ucap nya.
BACA JUGA : Meriaaah!!!, Carnaval Budaya Nusantara Yayasan Karomatul Hasan Tegalwatu Gandeng Pemerintah Kecamatan Tiris
Lebih lanjut kata “Ahmadi” Dengan dugaan Dinas pendidikan enggan untuk bertanggung jawab. Ia merasa prihatin terhadap pendidikan di kabupaten Probolinggo. Pasal nya, oknum Dinas pendidikan diduga telah memberikan contoh tauladan yang tidak baik bagi dunia pendidikan.
“Jika Dinas pendidikan tidak mau bertanggung jawab untuk mengganti sepenuhnya. Maka kami sebagai masyarakat kecil merasa prihatin terhadap pendidikan di kabupaten Probolinggo. Bagaimana bisa mendidik putra putri kami, sementara oknum Dinas nya sendiri diduga tidak bisa memberikan contoh tauladan yang baik. “Pungkas nya.
BACA JUGA : Pekerja dan Manajemen PT Berau Karetindo Lestari, Mencapai puncaknya. Dewan Pengurus Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia DPC (SBSI) 1992
Di tempat terpisah “Jalal” yang mengaku dirinya sebagai kuli bangunan di kabupaten Probolinggo ikut angkat bicara perihal yang di sebut sebut tali asih. Menurutnya, siapapun bisa menunjukkan rasa peduli kepada sesama manusia buka hanya oknum pejabat yang mempunyai rasa kepedulian.
“Informasi yang beredar, Dinas pendidikan telah memberikan tali asih sebagai bentuk rasa kepedulian nya. Peduli ya peduli tapi tanggung jawab nya juga di laksanakan. Kalau hanya sekedar peduli, walaupun bukan dari oknum Dinas pendidikan juga bisa. Emang nya hanya oknum pejabat yang mempunyai rasa peduli. “Katanya.
BACA JUGA : Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
Ia menambahkan, bahwa guru PAUD yang mengabdi di salah satu lembaga di kecamatan Tiris, kembali berjalan kaki demi mengabdi pada lembaga. Menurutnya, guru tersebut bukan PNS dan P3K.
“Kasian Korban nya. sekarang dia harus kembali jalan kaki demi mengabdi pada lembaga. Dia baru tau mengendarai sepeda motor malah hilang. Coba bayangkan se andainya oknum Dinas setiap hari jalan kaki dari rumah ke lembaga sekitar setengah jam. sementara Ia bukan PNS ataupun P3K. “Imbuh nya.
Penulis : Ali Misno
Berita Terkait
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Meriaaah!!!, Carnaval Budaya Nusantara Yayasan Karomatul Hasan Tegalwatu Gandeng Pemerintah Kecamatan Tiris
Sinergi Arsari Tambang dan Pemkot Pangkalpinang: Dorong Kesejahteraan Warga Lewat Program PPM 2027
Predator Koruptor Kelahiran Wilayah Yang di Juluki Surga Yang Hilang,Terpilih Menjadi Presiden LSM LIRA
PJI Kaltim Dorong Profesionalisme Jurnalis, Dengan mengadakan Audiensi dengan GM Bandara SAMS
Pokir Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Tembus sekira 7,4 Milyar lebih Tahun 2025, Publik Pertanyakan Transparansi Realisasi
Sidang Lanjutan Konflik Renah Alai: Enam Terdakwa Akui Rusak Pondok dan Tebang Pohon Kopi Milik Korban
Sawit Berdiri di Atas Lahan yang Sudah Dibebaskan, PT BBA Tolak Tuntutan Ganti Rugi Baru
Berita ini 62 kali dibaca
Tag : dinas GURU honorarium Kemendikbud Pendidikan PNS prihatin Publik
Berita Terbaru
Berita Utama
Sekda Majene Hadiri Upacara Adat Pattera’ Pappuangang dan Patamma di Limboro Rambu-Rambu
Nasional
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Hukum
SPBU Kalaserenna Diserbu Mobil Siluman, Warga Desak Polisi Turun Tangan
Nasional
Meriaaah!!!, Carnaval Budaya Nusantara Yayasan Karomatul Hasan Tegalwatu Gandeng Pemerintah Kecamatan Tiris
Berita Utama
Sinergi Arsari Tambang dan Pemkot Pangkalpinang: Dorong Kesejahteraan Warga Lewat Program PPM 2027
Bisnis
SMKN 3 Makassar Gelar Pameran P8, Gandeng Pertamina Enduro Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Otomotif