Ringkasan Berita:
Ribuan peserta dari Jawa Timur meriahkan event RS BHC Run 2026 di Sumenep.
RS BHC Run 2026 diikuti sekitar 5.000 peserta, berlangsung tertib dan penuh antusias.
Acara turut dihadiri sejumlah pejabat.
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Ribuan warga dari berbagai daerah di Jawa Timur tampak antusias mengikuti event RS BHC Run 2026 yang digelar di Sumenep, Madura, pada Minggu (8/2/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat.
Pusat kegiatan dipusatkan di depan RS BHC, Jalan Raya Jokotole Lingkar Barat, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura.
Pantauan TribunMadura.com di lokasi sejak pukul 05.40 WIB, ribuan peserta sudah memadati area start.
Peserta tampak bersiap mengikuti sejumlah kategori lomba yang disiapkan panitia.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, Kajari Sumenep, Kapolres Sumenep, serta jajaran instansi lainnya.
Salah satu peserta kategori 8K asal Surabaya, Renita mengaku senang bisa mengikuti ajang lari tersebut.
Ia menilai, pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan menyenangkan.
"Acaranya seru banget, jalannya rapi, clear pokoknya. Semoga acara ini menjadi acara tahunan ke depannya," ujar Renita.
Antusiasme Tinggi
Terpisah, Event Director RS BHC Run 2026, Adi Widodo membenarkan, antusiasme masyarakat Jawa Timur terhadap event lari tersebut sangat tinggi.
Hal itu terlihat dari jumlah peserta kurang lebihnya sekitar 5.000 peserta yang hadir dan memeriahkan kegiatan RS BHC Run 2026 di Sumenep.
" Alhamdulillah, sampai pukul 08.19 WIB, acara berjalan lancar luar biasa," kata Adi Widodo.
Ia menjelaskan, meski sebelum acara memang sempat turun gerimis, namun tidak mengganggu jalannya kegiatan karena cuaca kembali cerah saat perlombaan dimulai.
"Setelah kategori 8K dan 5K selesai, berjeda 20 menit kita melepas peserta JJS di belakang panggung utama," pungkasnya.