Sanae Takaichi Terpilih Kembali, Rencana Amandemen Konstitusi Muncul
Hukum

Sanae Takaichi Terpilih Kembali, Rencana Amandemen Konstitusi Muncul

SANAE Takaichi kembali terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang dalam sidang parlemen pada Rabu setelah Partai Demokrat Liberal (LDP) meraih kemenangan telak dalam pemilu Majelis Rendah pada 8 Februari.

Sebelum sesi reguler parlemen dimulai seperti dilansir Kyodo dan dikutip Antara, kabinet Takaichi mengundurkan diri secara massal sesuai konstitusi. Ia dijadwalkan membentuk kabinet baru pada hari yang sama tanpa perubahan besar demi kesinambungan pemerintahan.

Di Majelis Rendah, Takaichi memperoleh 354 suara mayoritas dari koalisi berkuasa. Di Majelis Tinggi, ia menang putaran kedua dengan 125 suara, mengalahkan Junya Ogawa yang meraih 65 suara.

Semua menteri, termasuk Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, Menteri Keuangan Satsuki Katayama, dan Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, tetap menjabat.

Rabu malam, Takaichi dijadwalkan memberikan keterangan pers terkait kebijakan fiskalnya yang "agresif tapi terukur." Ia juga akan memaparkan rencana penghapusan sementara pajak konsumsi makanan untuk dua tahun ke depan.

Ia akan meminta kesimpulan sementara sebelum musim panas dari "dewan nasional" lintas partai tentang pembekuan pajak pangan 8 persen yang saat ini dikenakan.

Takaichi juga menyatakan ingin mendorong perubahan konstitusi agar tidak lagi bersifat pasifis (damai). Pasal 9 dalam konstitusi Jepang melarang negara itu menggunakan kekuatan militer untuk menyerang. Ia juga ingin memperkuat kemampuan pertahanan.

“Saya merasa bahwa posisi masing-masing kelompok parlemen di dalam Diet (parlemen) telah berkembang cukup pesat. Berdasarkan diskusi yang telah kita lakukan sejauh ini, dan dengan kerja sama dari masing-masing kelompok, LDP bermaksud untuk bekerja dengan sabar untuk menciptakan kondisi yang akan mengarah pada referendum nasional dengan mengusulkan amandemen konstitusi sesegera mungkin,” kata dia kepada wartawan seperti dikutip NHK.

Namun, amandemen konstitusi memerlukan dukungan dua pertiga anggota di kedua majelis parlemen sebelum referendum nasional digelar.

Dalam pemilu terakhir, LDP meraih rekor 316 dari 465 kursi Majelis Rendah, pertama kalinya sebuah partai di Jepang meraih mayoritas super atau lebih dari dua pertiga kursi sejak Perang Dunia II.

Di sisi lain, Takaichi harus mengelola hubungan dengan Cina setelah pernyataannya pada November 2025 tentang kemungkinan Jepang bertindak jika Taiwan diserang.

You can share this post!