Tim SAR Fokus Pencarian di Lokasi Diduga Jatuhnya Pesawat ATR 400 di Maros
Suara Warga

Tim SAR Fokus Pencarian di Lokasi Diduga Jatuhnya Pesawat ATR 400 di Maros

Maros, Sulawesi Selatan – Tim SAR gabungan dari TNI dan Basarnas kini tengah memusatkan upaya pencarian di kawasan pegunungan kars, Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros. Langkah ini diambil menyusul laporan dari warga setempat yang mengklaim mendengar suara ledakan serta melihat kepulan asap di wilayah tersebut.

Pernyataan Panglima Kodam

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan pasukan menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat. "Mudah-mudahan ini lokasi jatuhnya, sesuai dengan laporan warga yang sebelumnya mendengar suara ledakan," ujarnya.

Persiapan Tim Pencarian

Mayjen Bangun Nawoko menjelaskan bahwa Kodam telah menyiapkan lima Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk operasi pencarian dan evakuasi. Selain itu, mereka juga berkoordinasi dengan Pangkostrad untuk menambah satu SSK tambahan. "Tim pascabencana yang semula terdiri dari 30 orang juga telah diperluas menjadi sekitar 60 personel," tambahnya.

Kronologi Hilangnya Pesawat

Sebelumnya, Basarnas telah memfokuskan pencarian di sekitar Leang-leang berdasarkan data koordinat terakhir dari pesawat ATR 400 yang berpenumpang 11 orang. Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 13.17 Wita saat dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Koordinat dan Tantangan Pencarian

Data yang dihimpun Basarnas menunjukkan bahwa posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di sekitar Leang-leang, dengan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur. Tim gabungan saat ini masih bergerak menuju lokasi yang terpantau asap untuk memastikan kondisi pesawat dan melakukan evakuasi korban. Cuaca yang tidak menentu dan medan pegunungan yang terjal diperkirakan menjadi tantangan utama dalam operasi ini.

You can share this post!