Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sedang melakukan upaya untuk merancang ruang keagamaan yang lebih inklusif dan terbuka. Dalam visi baru ini, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Masjid diharapkan menjadi ruang yang dapat memfasilitasi berbagai kegiatan, seperti pendidikan, sosial, dan budaya. Dengan demikian, masjid akan berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan ibadah dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam perancangan dan pengembangan ruang keagamaan ini. Melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan warga, diharapkan masjid dapat menjadi tempat yang nyaman dan ramah bagi semua kalangan.
Dengan adanya perubahan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan dan sosial, serta memperkuat ikatan antarwarga. Ruang keagamaan yang terbuka ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung di Lombok Timur.