Usulan Kenaikan Upah Minimum 7,8% Mulai 2027: Dampak terhadap Dunia Usaha
Ekonomi

Usulan Kenaikan Upah Minimum 7,8% Mulai 2027: Dampak terhadap Dunia Usaha

Suara News - Dewan Upah Nasional mengusulkan kenaikan upah minimum sebesar 7,8% yang akan berlaku mulai awal tahun 2027. Usulan ini memicu respons dari berbagai pihak terkait dampaknya terhadap pekerja dan dunia usaha.

Awal Kejadian

Ibu Nguyen Thi Hoai, seorang pekerja garmen di Ninh Binh, menilai bahwa kenaikan upah minimum ini akan memberikan perlindungan lebih bagi pekerja tidak terampil. Ia mengungkapkan bahwa upah minimum berpengaruh pada pendapatan bulanan dan menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan skala gaji serta jaminan sosial pekerja.

Perkembangan

Bapak Nguyen Van Tan, Ketua Serikat Pekerja Hosiden Vietnam Co., Ltd. (Bac Ninh), menilai bahwa usulan kenaikan ini akan menguntungkan pekerja, tetapi juga menambah tekanan pada sektor bisnis seperti tekstil dan makanan laut. Ia menyebutkan bahwa perusahaan tempatnya bekerja saat ini membayar upah di atas upah minimum, dengan rata-rata pendapatan pekerja mencapai 8 juta VND per bulan. Meskipun perusahaan telah menaikkan gaji sekitar 300.000 VND, penyesuaian ini dianggap hanya cukup untuk mengimbangi inflasi. Bapak Tan berharap pemerintah bisa mengendalikan inflasi agar penyesuaian gaji lebih bermakna.

Bapak Luu Xuan Tu, Wakil Ketua Serikat Pekerja DBG Technology Vietnam Co., Ltd. (Thai Nguyen), menambahkan bahwa pekerja di perusahaannya menerima gaji lebih tinggi dari upah minimum regional, yang membantu memastikan standar hidup yang layak. Perusahaan juga berinvestasi dalam fasilitas untuk meningkatkan kondisi hidup dan lingkungan kerja karyawan.

Kondisi Terakhir

Rencana kenaikan upah minimum mencakup kenaikan antara 340.000 dan 390.000 VND tergantung wilayah, berlaku mulai 1 Januari 2027. Upah minimum di Wilayah I naik dari 5,31 juta VND menjadi 5,7 juta VND, sementara di wilayah lainnya juga mengalami peningkatan. Selain itu, upah minimum per jam juga disesuaikan, dengan kenaikan rata-rata yang sama. Meskipun ada keraguan dari beberapa pihak, Bapak Hoang Quang Phong, Wakil Presiden Federasi Perdagangan dan Industri Vietnam, menekankan pentingnya konsensus antara pelaku bisnis dan pekerja untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

You can share this post!